Advertisement
Ancam Pejabat Penerima Suap Perizinan Investasi, Bupati Gunungkidul: Pasti Saya Copot!
Bupati Gunungkidul Sunaryanta - ist - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta menegaskan akan pejabat daerah/pemangku kepentingan utamanya kepala dinas yang membidangi proses perizinan investasi untuk tidak menerima suap.
“Saya sudah sampaikan ke rekan OPD dan kepala dinas yang membidangi hal seperti itu [perizinan investasi]. Tidak ada, kalian tidak boleh disogok. Kalau ada yang menerima dan ada laporan ke saya, kalian pasti saya copot,” kata Sunaryanta ditemui di kantornya, Rabu (12/6/2024).
Advertisement
Investasi yang masuk ke Gunungkidul harus melalui aturan yang berlaku. Tidak boleh ada pihak yang menerobos aturan. Kata dia, ada aturan pengklasteran dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RTDR) yang mengatur izin pembangunan. Atas dasar ini, Sunaryanta mewakili Pemkab Gunungkidul terbuka terhadap investasi.
BACA JUGA: Raffi Ahmad Batal Berinvestasi di Beach Club Gunungkidul, Ini Penjelasan Bupati Sunaryanta
Purnawirawan TNI AD ini juga menyinggung perihal Raffi Ahmad yang menarik diri dari proyek pembangunan Beach Club Bekizart (BCB). Raffi memang belum memiliki izin untuk membangun, karena BCB tersebut masih sebatas rencana. Peletakan batu pertama juga tidak ada.
“Tidak perlu khawatir bagi para investor yang akan masuk ke Gunungkidul. Saya buka seluas-luasnya, tapi sesuai peraturan. Silakan berkonsultasi dengan kepala dinas yang membidangi bidang-bidang itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Jembatan Linggan Ditutup, Ini Jalur Alternatif ke Pantai Trisik
- Laka Lantas di Jembatan Cungkuk Tempel Sleman, Dua Orang Meninggal
- Warga Dengkeng Bantul Amankan Sejumlah Remaja, Polisi Temukan Pil Sapi
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Umbulharjo, Clurit Disita
- Gudang Kayu di Bantul Terbakar, Kerugian Capai Rp48 Juta
Advertisement
Advertisement




