Advertisement
Hujan Deras Merata di Gunungkidul Kemarin, BPBD: Tak Pengaruhi Ketersediaan Air Bersih
Ilustrasi hujan deras disertai angin. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan hujan deras yang terjadi pada Kamis (4/7/2024) tidak terlalu berdampak pada sumber air atau akses air bersih masyarakat.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan hujan Kamis lalu merupakan anomali cuaca. Pasalnya, musim kemarau masih akan terjadi hingga September 2024. “Hujan kemarin relatif merata di seluruh wilayah Gunungkidul, tapi tidak signifikan terhadap ketersediaan air baku,” kata Purwono dihubungi, Jumat (5/7/2024).
Advertisement
Kata dia, BMKG juga sudah memprediksi adanya hujan ringan di sisi selatan, Gunungkidul sisi utara. Potensi hujan semakin ke utara semakin tinggi.
Adapun, status darurat kekeringan masih sampai Agustus 2024. Hingga saat ini, masih ada sembilan kalurahan yang meminta dropping air yaitu Giriharjo dan Girisuko di Kapanewon Panggang; Planjan di Kapanewon Saptosari; Giripanggung dan Tepus di Kapanewon Tepus. Semugih di Kapanewon Rongkop. Masih ada di Balong, Karangawen, dan Jepitu di Kapanewon Girisubo. “Total 160 tangki yang sudah kami distribusikan. Per tangki 5.000 liter,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




