Suami Lawan Istri Warnai Pemilihan Lurah di Gunungkidul, Ini Alasannya
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman harus lebih bersabar karena tiga jalan kabupaten tak bisa diperbaiki di tahun ini. Paslanya, usulan perbaikan melalui program dana inpres jalan daerah tidak disetujui oleh Pemerintah Pusat.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Suwarsono mengatakan, kondisi jalan kabupaten Sleman belum semuanya bagus. Oleh karenanya, upaya perbaikan terus dilakukan setiap tahunnya.
Adapun prosesnya, pembiayaan tidak hanya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau dari Dana Alokasi Khusus. Pasalnya, juga ada program dari Pemerintah Pusat tentang Dana Inpres Jalan Daerah.
Program ini sudah digulirkan sejak 2023. Saat itu, sambung dia, Pemkab Sleman mendapatkan satu ruas, yakni Jalan Gejayan-Manukan yang dibangun menggunakan program tersebut. “Di 2024, kami mengusulkan tiga ruas, tapi ketiganya tidak disetujui sehingga belum bisa diperbaiki tahun ini,” kata Suwarsono, Selasa (23/7/2024).
Dia menjelaskan, ketiga ruas yang diusulkan adalah jalan kabupaten di Kalurahan Condongcatur, Depok dengan usulan Rp16,15 miliar. Selanjutnya ada ruas penghubung Kalurahan Tirtomartani-Purwomartani yang usulannya sebesar Rp12,51 miliar.
“Untuk ruas ketiga antara Tirtomartani-Kalitirto yang usulannya sebesar Rp14,03 miliar,” ungkapnya.
BACA JUGA: Sleman Alokasikan Rp21,8 Miliar untuk Perbaikan 6 Ruas Jalan
Meski ketiga ruas ini tidak jadi diperbaiki, ia mengaku tidak memermasalahkan. Pasalnya, upaya perbaikan terus dilakukan secara berkala melalui program yang lain.
“Untu program Inpres Jalan Daerah, kami hanya mengusulkan, tapi keputusan mana saja yang dibangun bergantung kebijakan dari Pemerintah Pusat,” katanya.
Dia menambahkan, untuk perbaikan jalan tahun ini sudah mengalokasikan Rp21,8 miliar. Rinciannya, Pagu sebesar Rp7,1 miliar dari APBD guna memerbaiki ruas Kemusu-Seyegan; Karanggeneng-Pagerjurang dan Banjarsari-Butuh.
“Untuk pagu bersumber dari DAK sebesar Rp14,58 miliar yang dipergunakan perbaikan di ruas Sidorejo-Kemasan, Ngangkruk-Babadan dan Blembem-Tanen. Saat ini, proses pengerjaan sudah dimulai,” katanya.
Diharapakan dengan program ini maka bisa meningkatkan konektivitas dan aksesbilitas. Selain itu, juga untuk memberikan rasa aman sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi.
“Tentunya juga sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dikarenakan aksesbilitas yang semakin lancar,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meminta kepada jajarannya untuk bergerak cepat pada saat ada laporan jalan rusak. Respon cepat bisa dilakukan dengan melakukan penambalan sehingga tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas.
“Saya juga meminta untuk terus dilakukan monitoring secara berkala,” katanya.
Dia menjelaskan, hingga saat ini ada 52 ruas sepanjang 166,1 kilometer ruas jalan kabupaten yang menyangga jalan nasional, provinsi ataupun menuju jalur-jalur pariwisata. “Untuk kondisinya kondisi kelayakannya bagus karena mencapai 80-100%,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.