Bulan Dana PMI Gunungkidul 2026 Targetkan Rp600 Juta untuk Aksi Sosial
PMI Gunungkidul menargetkan donasi Rp600 juta dalam Bulan Dana PMI 2026 untuk mendukung donor darah, kebencanaan, dan berbagai aksi sosial.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, SLEMAN—Kesekretariatan tidak hanya menyediakan baju baru untuk pelantikan anggota DPRD Sleman periode 2024-2029. Pasalnya, setiap anggota juga diberikan pin emas untuk kedinasan.
Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Bagian Umum, Kesekretariatan DPRD Sleman, Nardi mengatakan persiapan pelantikan anggota dewan baru terus dilakukan. Rencananya pelantikan dilaksanakan di 12 Agustus 2024 mendatang.
Dia menjelaskan, sesuai dengan ketentuan dalam perundang-undangan, kesekretariatan akan memfasilitasi untuk kelancaran pelantikan. Salah satunya pemberian seragam Pakaian Sipil Lengkap (PSL) kepada anggota dewan terlantik.
BACA JUGA : Bupati Sleman Telah Usulkan Pelantikan Anggota DPRD Ke Gubernur DIY
“Bahan seragam sudah kami serahkan ke masing-masing anggota dewan terlantik untuk dijahit sesuai dengan selera tempat menjahitnya. Ongkos bahan dan proses penjahitan dialokasikan Rp3,4 juta per orang,” kata Nardi, Rabu (24/7/2024).
Selain seragam ini, nantinya setiap anggota akan mendapatkan pin emas untuk kedinasan selama bertugas. Hanya saja, pin akan diserahkan pada saat pelantikan dikarenakan adanya simbolisasi penyematan sebagai tanda peresmian sebagai wakil rakyat yang baru. “Jadi belum diberikan sekarang,” ungkapnya.
Untuk bahan pin, Nardi mengakui di daerah lain ada terbuat dari emas asli. Hanya saja, ia memastikan pin yang akan diberikan terbuat dari bahan logam dengan sepuh kuningan.
Ia berdalih pin asli yang terbuat dari emas tidak bisa diberikan karena terkendala masalah anggaran. “Warnanya memang keemasan, tapi bukan emas asli. Nantinya seluruh anggota dewan baru akan mendapatkan pin ini,” katanya.
Disinggung mengenai harga, ia memastikan jauh di bawah harga pin yang terbuat dari emas asli. Pasalnya, pin sepuh kuningan ini dianggarkan Rp175.000 per unitnya.
“Semua sudah jadi dan tinggal diberikan saat pelantikan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Setda Sleman, Suparmono memastikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo telah berkirim surat ke Gubernur DIY untuk pelantikan Anggota DPRD Sleman 2024-2029. Surat ini dikirimkan pada Kamis (18/7/2024) lalu.
“Persyaratan yang dibutuhkan sudah lengkap sehingga langsung dikirim surat ke Gubernur untuk prosesi pelantikan,” kata Pram, sapaan akrabnya, Sabtu (20/7/2024).
Menurut dia, surat yang dikirim tidak hanya berisi tentang pelantikan, tapi juga permohonan untuk pemberhentian pimpinan dan anggota DPRD yang lama. “Jadi ada tiga surat. Satu untuk pelantikan dewan baru, sedangkan duanya berkaitan dengan pemberhentian pimpinan dan anggota dewan yang lama,” katanya.
Rencananya pelantikan anggota dewan baru dilaksankaan pada 12 Agustus 2024. Untuk kelancaran prosesi, pihak bagian pemerintahan akan berkoordinasi dengan Kesekretariatan DPRD.
“Jadinya semua persyaratan sudah beres dan tinggal persiapan untuk proses pelantikan. Mudah-mudahan semua lancar,” kata Pram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul menargetkan donasi Rp600 juta dalam Bulan Dana PMI 2026 untuk mendukung donor darah, kebencanaan, dan berbagai aksi sosial.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.