DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, SLEMAN—Kesekretariatan tidak hanya menyediakan baju baru untuk pelantikan anggota DPRD Sleman periode 2024-2029. Pasalnya, setiap anggota juga diberikan pin emas untuk kedinasan.
Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Bagian Umum, Kesekretariatan DPRD Sleman, Nardi mengatakan persiapan pelantikan anggota dewan baru terus dilakukan. Rencananya pelantikan dilaksanakan di 12 Agustus 2024 mendatang.
Dia menjelaskan, sesuai dengan ketentuan dalam perundang-undangan, kesekretariatan akan memfasilitasi untuk kelancaran pelantikan. Salah satunya pemberian seragam Pakaian Sipil Lengkap (PSL) kepada anggota dewan terlantik.
BACA JUGA : Bupati Sleman Telah Usulkan Pelantikan Anggota DPRD Ke Gubernur DIY
“Bahan seragam sudah kami serahkan ke masing-masing anggota dewan terlantik untuk dijahit sesuai dengan selera tempat menjahitnya. Ongkos bahan dan proses penjahitan dialokasikan Rp3,4 juta per orang,” kata Nardi, Rabu (24/7/2024).
Selain seragam ini, nantinya setiap anggota akan mendapatkan pin emas untuk kedinasan selama bertugas. Hanya saja, pin akan diserahkan pada saat pelantikan dikarenakan adanya simbolisasi penyematan sebagai tanda peresmian sebagai wakil rakyat yang baru. “Jadi belum diberikan sekarang,” ungkapnya.
Untuk bahan pin, Nardi mengakui di daerah lain ada terbuat dari emas asli. Hanya saja, ia memastikan pin yang akan diberikan terbuat dari bahan logam dengan sepuh kuningan.
Ia berdalih pin asli yang terbuat dari emas tidak bisa diberikan karena terkendala masalah anggaran. “Warnanya memang keemasan, tapi bukan emas asli. Nantinya seluruh anggota dewan baru akan mendapatkan pin ini,” katanya.
Disinggung mengenai harga, ia memastikan jauh di bawah harga pin yang terbuat dari emas asli. Pasalnya, pin sepuh kuningan ini dianggarkan Rp175.000 per unitnya.
“Semua sudah jadi dan tinggal diberikan saat pelantikan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Setda Sleman, Suparmono memastikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo telah berkirim surat ke Gubernur DIY untuk pelantikan Anggota DPRD Sleman 2024-2029. Surat ini dikirimkan pada Kamis (18/7/2024) lalu.
“Persyaratan yang dibutuhkan sudah lengkap sehingga langsung dikirim surat ke Gubernur untuk prosesi pelantikan,” kata Pram, sapaan akrabnya, Sabtu (20/7/2024).
Menurut dia, surat yang dikirim tidak hanya berisi tentang pelantikan, tapi juga permohonan untuk pemberhentian pimpinan dan anggota DPRD yang lama. “Jadi ada tiga surat. Satu untuk pelantikan dewan baru, sedangkan duanya berkaitan dengan pemberhentian pimpinan dan anggota dewan yang lama,” katanya.
Rencananya pelantikan anggota dewan baru dilaksankaan pada 12 Agustus 2024. Untuk kelancaran prosesi, pihak bagian pemerintahan akan berkoordinasi dengan Kesekretariatan DPRD.
“Jadinya semua persyaratan sudah beres dan tinggal persiapan untuk proses pelantikan. Mudah-mudahan semua lancar,” kata Pram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ekspor Indonesia Juli 2026 diproyeksi membaik, tetapi Apindo mengingatkan tekanan biaya produksi masih mengancam pemulihan.
Mendag Budi Santoso menyebut BRICS menyepakati mayoritas substansi perdagangan meski belum mencapai joint statement.
Jelang HUT ke-81 RI, DPRD Bantul mengajak warga mengibarkan Merah Putih dan menjaga kondisi serta pemasangannya.
Pagar SDN Minomartani 2 di Ngaglik, Sleman, roboh saat jalan santai. Sebanyak 10 warga tertimpa dan dilarikan ke tiga rumah sakit.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.