Agar Makin Lihai Mengatur Perparkiran, Ratusan Jukir di Jogja Diberi Pelatihan

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Kamis, 25 Juli 2024 19:37 WIB
Agar Makin Lihai Mengatur Perparkiran, Ratusan Jukir di Jogja Diberi Pelatihan

Pelatihan jukir yang diinisiasi oleh Dishun Kota Jogja, Rabu (24/7/2024) - Dokumentasi Pemkot Jogja

Harianjogja.com, UMBULHARJO—Untuk meningkatkan kualitas perpakiran di Kota Jogja,Dinas Perhubungan (Dishub) mengundang 150 juru parkir (jukir) untuk diberikan pelatihan, Rabu (24/7/2024).

Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho menjelaskan, jukir diberi edukasi kaitannya dengan undang-undang dan peraturan yang mengatur tentang perparkiran, teknik pengaturan dan pengendalian parkir, serta pengenalan rambu-rambu lalu lintas.

Ada juga materi tentang pengenalan fasilitas parkir, persyaratan pembangunan fasilitas parkir, hingga teknik pengaturan parkir yang baik.

Menurutnya, materi-materi itu penting untuk disampaikan. Mengingat banyaknya masalah yang terjadi di lapangan, seperti parkir sembarangan dan tarif parkir yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Dengan pelatihan ini, diharapkan para juru parkir dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional," kata Agus.

BACA JUGA: Geledah Kantor Ditjen Minerba, KPK Temukan Bukti Dugaan Suap Izin Tambang Maluku Utara

Dia menambahkan, jukir punya peran dalam menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan. Menurutnya, juru parkir tidak hanya berperan sebagai penjaga kendaraan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Juru parkir adalah ujung tombak dari pelayanan publik di sektor perparkiran. Kita harus mampu memberikan pelayanan yang prima dan menjamin keselamatan serta kenyamanan bagi para pengguna jasa parkir,” katanya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub Trisno Susanto menyebut, selain keterampilan jukir juga harus dibekali dengan nilai kejujuran. Baginya, kejujuran menjadi landasan utama yang harus dimiliki oleh jukir. Ini untuk membangun kepercayaan dan reputasi yang baik di mata masyarakat.

“Kejujuran adalah kunci utama dalam pekerjaan ini. Mengerti dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas adalah keharusan. Di samping itu, pelayanan yang prima dan pengalaman yang baik harus selalu diutamakan. Jangan pernah ragu untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online