Izin Klinik KDMP Tamanmartani Masih Berproses di Dinkes Sleman
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Beberapa warga sedang menunggu proses evakuasi korban perahu karam di dermaga Pantai Sadeng, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Minggu, (28/7/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—SAR Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi I Gunungkidul menyampaikan satu nelayan bernama Triyono yang sempat hilang akibat perahu dihantam gelombang saat melaut akhirnya ditemukan terapung dalam keadaan meninggal dunia di perairan Pantai Sadeng, Minggu, (28/7) sekitar pukul 21.30 WIB.
Koordinator SAR SRI Wilayah Operasi I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan pencarian hari kedua dilakukan mulai pukul 05.00 WIB dengan dua personel SAR mengikuti perahu nelayan.
BACA JUGA : Perahu Tenggelam Dihantam Ombak Pantai Sadeng, 1 Nelayan Gunungkidul Hilang
Pukul 06.00 WIB, empat personel SAR menggunakan perahu Basarna dan dua personel SAR mengikuti perahu nelayan. Sekitar 15 menit kemudian, enam personel tim gabungan menyisir tebing Nguluran dan Ngrongkok. Pencarian juga dibantu satu kapal Polair menyusul melakukan penyisiran.
"Kami terus melakukan pencarian kemarin, pukul 13.00 WIB, tim kembali melakukan pencarian ke tengah. Pencarian hingga pukul 17.00 WIB belum membuahkan hasil. Tim darat dan laut belum menemukan keberadaan Triyono. Tim lantas kembali ke pos gabungan Pantai Sadeng," katanya Senin (29/7/2024)
Adapun sekitar pukul 21.15 WIB, warga yang melakukan pemantauan di atas tebing melapor ke SAR setelah melihat sebuah benda terapung di sekitar tempat kejadian karamnya perahu nelayan.
"Beberapa nelayan dan SAR gabungan langsung meluncur ke tempat yang ditunjukkan pelapor. Sesampainya di tempat kejadian, benda mengapung tersebut dapat dipastikan adalah jenazah manusia," katanya.
Jenazah segera dievakuasi dan dibawa ke dermaga Pantai Sadeng pukul 22.00 WIB. Jenazah kemudian diotopsi oleh pihak Puskesmas dan dapat dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Triyono. Setelah dilakukan pemeriksan medis, jenazah kemudian dimandikan di rumah duka oleh SAR Sadeng dan dimakamkan bersama warga.
Sebelumnya, SAR SRI Wilayah Operasi I Gunungkidul menyampaikan ada satu perahu nelayan dihantam ombak dan karam di perairan Pantai Sadeng, Kapanewon Girisubo pada Sabtu, (27/7/2024) sore.
BACA JUGA : 2 Nelayan Pantai Sadeng Gunungkidul Hilang Misterus, Begini Kronologinya
Ada tiga awak di perahu tersebut. Dua di antaranya adalah Sugi dan Faisal yang ditemukan pada hari yang sama ketika perahu karam dalam keadaan selamat. Triyono sebagai tekong justru sulit dilacak keberadaannya. Barulah pada Minggu, (28/7/2024) malam, dia ditemukan dalam keadaan meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.