Dishub Sleman Kejar Digitalisasi Parkir, QRIS Baru di Bawah 1%
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul akan menggelar rapat pleno penetapan daftar pemilih sementara (DPS) pada Sabtu, (10/8/2024). Saat ini, KPU masih akan melakukan koordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Anggota KPU Gunungkidul, Supami mengatakan pleno tingkat kecamatan/kapanewon telah lebih dulu digelar. Setelah itu, KPU akan berkoordinasi dengan PPK sebelum penetapan DPS untuk melakukan sinkronisasi data.
BACA JUGA : Pilih Kustini, PKS Segera Keluar dari Koalisi Sleman Bersatu
Menanggapi ribuan data hasil pencocokan dan penelitian (coklit) oleh panitia pemutakhiran data pemilih (mutarlih) yang tidak memenuhi syarat (TMS) oleh Bawaslu, Supami mengatakan belum dapat menyampaikan hasil rekapitulasi data tersebut. KPU akan mencermati data hasil coklit tersebut mulai dari panitia pemungutan suara (PPS), PPK, hingga KPU.
Menurut dia, perubahan data di lapangan yang menyebabkan data TMS merupakan hal biasa. Pasalnya, karena tidak lepas dari perpindahan penduduk dan kematian.
“Setelah kami coklit ternyata ada beberapa yang ditemukan [TMS]. Meski sudah ketahuan datanya, ya kami harus betul-betul berdasarkan dari data yang kemudian kami sinkronkan dengan aplikasi Sidalih,” kata Supami dihubungi, Kamis, (8/8/2024).
Supami memastikan KPU Gunungkidul tidak mengalami hambatan selama proses tahapan Pilkada 2024. Hanya, dia mengatakan proses tersebut dinamis, termasuk perubahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS).
BACA JUGA : Jawaban Anies Soal KIM Plus yang Berupaya Jegal Dirinya di Pilkada Jakarta 2024
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul, Andang Nugroho memiliki beberapa catatan terhadap tahapan Pilkada Gunungkidul 2024. “Tapi kami masih mengkompilasikannya,” kata Andang.
Bawaslu mencatat ada sebanyak 2.122 data pemilih TMS dalam proses coklit. Rincian data tersebut yaitu delapan orang tidak dikenali identitasnya, 1.586 pemilih meninggal, dua pemilih berstatus anggota TNI, sebelas anggota Polri, satu pemilih bukan penduduk asli, tiga ada kegandaan data pemilih, empat pemilih masih di bawah umur, dan 507 pemilih pindah domisili.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.