Sensus Ekonomi 2026 Petakan Potensi Ekonomi dan Peluang Investasi DIY
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat ada puluhan balita mengalami gizi buruk di Bumi Projotamansari pada tahun 2024 ini. Dinkes Bantul tahun ini mengalokasikan Rp135 juga untuk menanganinya.
Dinkes Bantul mencatat pada Januari-Juni 2024 ada 59 orang balita yang mengalami gizi buruk.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinkes Bantul, Siti Marlina menyampaikan gizi buruk terjadi pada balita dengan penyakit bawaan.
"Ada penyakit bawaan atau infeksi kronis, TBC pada anak juga menjadi penyebab gizi buruk," katanya, Minggu (11/8/2024).
Dia menuturkan selain itu, asupan makanan dengan gizi yang tidak seimbang atau kurang juga diduga menjadi penyebab gizi buruk pada balita.
Dia menuturkan awalnya balita dengan gizi buruk ditangani di Rumah Sakit (RS). Kemudian, dari sana apabila balita tersebut dinyatakan mengalami gizi buruk, maka akan dilakukan diterapi di RS. Kemudian untuk rehabilitasi dilakukan di puskesmas.
BCA JUGA: Masih Ada Balita Gizi Buruk di Bantul, Ini Penjelasan Dinkes
"Nanti anak dengan gizi buruk bisa mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), ada susu khusus [untuk balita gizi buruk] anggaran sekitar Rp135 juta," ujarnya.
Lantaran anggaran yang terbatas, dia berharap ada bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyediakan PMT bagi balita gizi buruk. Dengan begitu, menurutnya penyediaan PMT bagi balita dengan gizi buruk buruk dapat lebih optimal.
"Kami berharap ada CSR yang masuk, karena [PMT susu khusus untuk balita gizi buruk] diterima dengan baik, ada kenaikan berat badan pada anak," ujarnya.
Menurutnya, kasus balita gizi buruk tersebar di Bantul. Sehingga, penanganannya dilakukan secara merata di seluruh wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Cek harga berdasarkan berat emas.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
BMKG menetapkan status Siaga tsunami hingga 3 meter setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu pagi.
Artis Celine Evangelista hadir dalam gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2026 dengan membagikan pengalaman dalam berbinis busana muslimah syar'i.