Advertisement
Rehabilitasi Mental, Pasien RSJ Grhasia Belajar Kelola Tekanan
RSJ Grhasia. - Istimewa
Advertisement
SLEMAN—Meski dalam kondisi sakit, mereka tetap berkarya. Itulah kondisi yang dijumpai di Unit Rehabilitasi Mental Rumah Sakit Jiwa Grhasia.
Beberapa pasien tampak sibuk membuat prakarya, seperti ecoprint, membatik, serta melukis. Terlihat pula etalase berisi hasil karya mereka yang dipamerkan dan dijual dalam berbagai event.
Advertisement
Pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), gangguan jiwa disebabkan karena adanya tekanan psikologis yang disebabkan oleh adanya tekanan dari luar individu maupun tekanan dari dalam individu.
Hal ini dapat memengaruhi fungsi kognitif, emosional, dan perilaku seseorang. Beberapa jenis gangguan jiwa tersebut meliputi skizofrenia, depresi, bipolar, gangguan kecemasan, gangguan kepribadian, gangguan mental organik, dan lain-lain.
Rehabilitasi psikososial sangat penting untuk membantu mereka pulih dan berfungsi optimal dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan yang tepat, ODGJ dapat belajar cara mengelola tekanan tersebut dan membangun kembali kualitas hidup yang lebih baik.
Rehabilitasi psikososial adalah pendekatan multifaset untuk mendukung individu dengan kondisi kesehatan mental dalam perjalanan mereka menuju pemulihan dan integrasi masyarakat.

Tidak hanya fokus pada pengurangan gejala gangguan jiwa, pendekatan komprehensif ini bertujuan mengatasi beragam kebutuhan individu, mendorong kemandirian, partisipasi sosial, dan kesejahteraan secara keseluruhan.menempuh kehidupan sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.
Pelayanan Rehabilitasi Psikososial diberikan pada pasien di Unit Rehabilitasi Mental Rumah Sakit Jiwa Grhasia sesuai bakat dan minat.
Para pasien ini sebelumnya diseleksi dengan beberapa kriteria antara lain, sudah tenang/tidak gaduh gelisah; tidak ada risiko tindakan mencederai diri sendiri dan orang lain; tidak ada kondisi retardasi mental; serta masih dalam usia produktif.

Rehabilitasi Psikososial di RSJ Grhasia sendiri memiliki berberapa bentuk kegiatan latihan kerja, antara lain tata boga, prakarya dan perbengkelan. Hasil karya pasien tidak hanya dipamerkan namun dijual dalam berbagai event Kesehatan Jiwa.
Melalui dukungan yang holistik, rehabilitasi psikososial ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan individu dalam mengelola stres, meningkatkan kualitas hidup, dan membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitar.
Dengan pendekatan ini, diharapkan individu dapat mencapai tujuan mereka untuk hidup mandiri dan bermakna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Beragam Intensitas di Kota Besar
- Jadwal KA Bandara YIA Xpress 13 Februari 2026, Akses Cepat ke YIA
- Edukasi Gizi MBG di SDN Margomulyo I, 145 Siswa Diajari Isi Piringku
- Kota Jogja Pastikan Harga Pangan Stabil Menjelang Ramadan 2026
- Kongres ILMISPI 2026 di UNY Tetapkan Zufar Jadi Koorpus
Advertisement
Advertisement






