Sumberejo Sleman Jadi Percontohan Transformasi Puskesos Kemensos
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Benih Bening Lobster - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul menyampaikan bahwa ada peningkatan jumlah benih bening lobster (BBL) yang ditangkap sejak akhir Juli 2024. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya bahkan mencapai 4 kali lipat.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan sejak akhir Juli 2024 hingga 25 Agustus 2024, pihaknya mencatat ada 4.134 ekor BBL yang dilaporkan untuk mendapat surat keterangan asal (SKL). “Setelah gempa beberapa waktu lalu itu atau 26 Agustus sampai 29 Agustus, jumlahnya naik menjadi 19.088 ekor. Empat kali lipat,” kata Wahid dihubungi, Minggu (8/9/2024).
Wahid menambahkan peningkatan jumlah BBL tersebut disebabkan puncak panen dan kondisi perairan yang kondusif. Adapun harga per BBL mendasarkan pada Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 24/2024 tentang Harga Patokan Terendah Benih Bening Lobster (puerulus) di Nelayan sebesar Rp8.500.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto mengatakan kebanyakan binatang laut selalu menyesuaikan diri dengan suhu dan arus laut, sebagaimana BBL.
Menurut dia, kemarau panjang 2023 memengaruhi air laut, sehingga lebih dingin. Sebab itu, BBL cenderung masuk ke lubang karang. Tidak muncul ke permukaan. Sebaliknya ikan jenis pelagis justru terpengaruh, sehingga penangkapan menjadi sulit.
BACA JUGA: Nelayan di Gunungkidul Dapat Jatah Tangkap Benih Lobster
Dia menerangkan rata-rata nelayan dengan satu kapal dapat menangkap hingga 200 BBL untuk satu kali tangkap. Meski begitu tidak semua nelayan di Gunungkidul menangkap BBL, karena baru ada beberapa yang memiliki izin penangkapan.
Paling tidak ada sekitar 25% atau 80 kapal yang menangkap BBL. Paling banyak adalah nelayan dari Pantai Sadeng, mencapai 50 kapal. “Memang ini yang sudah punya izin resmi baru di Sadeng, yang muncul kuota di Sadeng,” katanya.
Per BBL, Rujimanto dapat menjual hingga Rp11.000 – Rp12.000. BBL ini harus segera dijual. Paling lama umur BBL hanya 2 - 3 hari. Kalau lebih dari itu, BBL akan berubah warna lebih pekat atau tidak bening lagi. Perubahan ini memengaruhi harga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.