Serikat Pekerja Samsung Menang, Bonus Triliunan Rupiah Jadi Sorotan
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Hari pertama kampanye belum sepenuhnya dipergunakan oleh ketiga paslon yang bertarung di Pilkada Bantul 2024.
Dari ketiga paslon yang bertarung, hanya paslon nomor urut 1, Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi yang memanfaatkan hari pertama kampanye dengan turun ke bawah.
Sedangkan paslon nomor urut 2, Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta dan paslon nomor urut 3, Joko Budi Purnomo-Rony Wijaya Indra Gunawan memilih untuk melakukan konsolidasi internal dan menata jadwal kampanye.
BACA JUGA : Aturan Zonasi APK Pilkada Belum Final, KPU Kulonprogo Batalkan Jadwal Kampanye
Calon bupati Bantul, Untoro Hariadi mangatakan, pada hari pertama pelaksanaan kampanye dimanfaatkan dengan melakukan dua agenda. Di mana paslon yang mendapatkan nomor urut 1 tersebut memilih untuk merapikan agenda dan jadwal kampanye pada Rabu (25/9/2024) pagi di posko kemenangan.
"Setelah itu, siangnya, kami akan bergerak dengan melakukan kampanye tatap muka dan dialog. Kami akan bertemu dengan tokoh masyarakat sekitar," kata Untoro kepada Harianjogja.com, Rabu (25/9/2024) pagi.
Adapun calon wakil bupati Bantul, Aris Suharyanta mengatakan dirinya bersama dengan calon bupati Bantul Abdul Halim Muslih memilih memanfaatkan hari pertama kampanye dengan berkonsolidasi bersama partai politik (parpol) pengusung. "Jadi belum ada rencana turun ke masyarakat," kata Aris.
Menurut Aris, keberadaan 10 parpol pengusungnya membuatnya harus berkonsolidasi guna menyamakan persepsi mengenai visi dan misi yang akan diusungnya dalam Pilkada 2024. Melalui konsolidasi tersebut.
"Sehingga seluruh Parpol pendukung serta relawan akan memahami visi misi tersebut," katanya.
Ketua Bapilu DPC PDIP Suratman mengatakan jika paslon nomor 3, Joko Budi Purnomo-Rony Wijaya Indra Gunawan, memilih untuk melakukan koordinasi internal dan penataan jadwal.
"Jadi kami masih melakukan penataan jadwal, sebelum nantinya turun ke masyarakat," ucapnya.
Tiga Metode
Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengatakan, tahapan kampanye pilkada bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati mulai dilaksanakan pada 25 September sampai 23 November, atau selama dua bulan sebelum memasuki tiga hari masa tenang jelang pemungutan suara 27 November 2024.
Terkait dengan metode kampanye, Joko mengungkapkan, ada tiga metode yakni tatap muka, rapat terbatas dan rapat umum. Pelaksanaan kampanye dalam bentuk rapat umum, nantinya KPU akan melakukan penjadwalan dan dilakukan saat memasuki masa kampanye.
Sedangkan untuk tatap muka, rapat terbatas, kata Joko, tidak ada pembatasan dan zonasi. Di mana pembatasan untuk tatap muka tergantung ruangan, sedangkan rapat terbatas melibatkan maksimal 1.000 orang.
"Yang jelas, setiap kegiatan kampanye paslon harus menyampaikan izin pada Polres. Dan, nanti juga menyampaikan pemberitahuan kepada KPU dan Bawaslu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Dishub Sukoharjo pasang barikade di tikungan tajam jalur Sukoharjo-Klaten untuk tekan kecelakaan. Ini kondisi terbaru di lapangan.
Meta meluncurkan paket langganan Instagram (IG), Facebook (FB), dan WhatsApp (WA) dengan fitur premium serta uji coba layanan AI berbayar.
Pria mengaku ketua RT di Bantul tipu kelompok tani dan bawa kabur pompa air. Pelaku ditangkap setelah jejaknya terekam CCTV.
Isoflavon kedelai terbukti membantu meredakan gejala menopause. Simak manfaat, dosis, dan cara konsumsinya menurut ahli.
Bantul catat 26.245 hewan kurban pada Iduladha 2026. DKPP temukan kasus cacing hati, namun daging tetap aman dikonsumsi.