Pasar Sentul Kehilangan Pembeli, Pedagang Pilih Berjualan di Rumah Warga
Pasar Sentul menghadapi persaingan pedagang yang berjualan di rumah warga. Kemudahan akses dan kebiasaan pembeli menjadi tantangan revitalisasi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul menyampaikan bahwa keberadaan Kelok 23 Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul dapat menjadi langkah strategis untuk mendukung pariwisata di Bumi Handayani.
Kelok 23 yang terletak di perbukitan dengan jalur berkelok-kelok yang unik dan pemandangan alam memukau memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan berbeda.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan ada enam aspek penting yang menjadi dasar pengembangan pariwisata menindaklanjuti keberadaan Kelok 23.
Aspek pertama adalah infrastruktur dan aksesibilitas. Menurut Supriyanta perbaikan jalan dan penambahan fasilitas penunjang, seperti tempat beristirahat dan papan petunjuk, dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung. Aspek terakhir penting untuk memudahkan akses ke kawasan selatan dan menjamin keselamatan pengunjung di jalur berkelok.
Aspek kedua adalah promosi keindahan alam. Terang dia, strategi pemasaran yang menonjolkan keindahan alam Kelok 23 perlu dilakukan melalui berbagai media, termasuk media sosial dan kolaborasi dengan influencer pariwisata. “Perlu juga menciptakan narasi unik atau branding untuk Kelok 23 sebagai jalur Instagrammable atau rute petualangan dapat menarik minat wisatawan lokal dan luar daerah,” kata Supriyanta dihubungi, Jumat (1/11/2024).
Supriyanta menambahkan pengembangan spot foto dan rest area menjadi aspek ketiga yang juga penting. Wisatawan yang cenderung mencari spot foto menarik perlu diberi fasilitas pembangunan spot unik dan aman.
BACA JUGA: JJLS Kelok 23 Bisa Beroperasi Lebaran 2025, TPR Pansela Bantul Bakal Dipindah dan Ditambah
Aspek keempat adalah pemberdayaan masyarakat lokal. Masyarakat perlu Pemkab libatkan dalam pengelolaan pariwisata, seperti pemberian pelatihan menjadi pemandu wisata dan pembukaan tempat makan di sekitar Kelok 23. Dengan begitu, Pemkab dapat meningkatkan dan menggerakkan perekonomian sekitar.
Aspek kelima adalah paket wisata tematik. Paket wisata tematik seperti jelajah bukit, trekking, dan tour sejarah dan budaya dapat diintegrasikan dengan Kelok 23.
Aspek terakhir adalah keberlanjutan lingkungan. Pengelolaan lingkungan yang baik, termasuk pengaturan jumlah pengunjung dan pelaksanaan program kebersihan, penting untuk menjaga keindahan alam agar tetap lestari dan dapat dinikmati dalam jangka panjang. “Pengembangan ini dapat membuat Kelok 23 menjadi destinasi pariwisata unggulan di Gunungkidul, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, serta mendukung sektor pariwisata DIY secara keseluruhan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Sentul menghadapi persaingan pedagang yang berjualan di rumah warga. Kemudahan akses dan kebiasaan pembeli menjadi tantangan revitalisasi.
Simak lima cara menghitung dana pensiun, mulai dari 10 kali gaji tahunan hingga aturan 25 kali pengeluaran, beserta faktor yang memengaruhinya.
Kemnaker menyediakan tiga layanan bantuan bagi perusahaan yang mengalami kendala pelaporan WLKP, mulai dari email pengaduan hingga panduan online.
Telur ayam dan telur bebek sama-sama bergizi. Simak perbedaan kandungan protein, vitamin, lemak, dan kolesterol serta cara memasaknya.
Citizen Lab mengungkap teknik AdFection, serangan spyware melalui iklan digital tanpa klik yang menargetkan sedikitnya 45 perangkat Al Jazeera.
Vicky Shu mengaku ditagih pinjol yang tak pernah dia ajukan. Ia juga menyebut adanya intimidasi dan ancaman penyebaran data pribadi.