Sentra Kulit Manding Bantul Sepi Pembeli, Perajin Terdesak Toko Online
Sentra kerajinan kulit Manding, Bantul, sepi pembeli. Perajin menghadapi persaingan toko online dan keluhan konsumen soal kualitas produk.
Suasana kirab budaya oleh Paguyuban Kampung Srawung di Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Sabtu (2/11/2024)
Harianjogja.com, JOGJA – Gelaran Festival Kampung Srawung ke-7 yang diadakan di Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, sukses menyita perhatian masyarakat. Acara tahunan yang telah menjadi tradisi sejak 2016 ini kembali digelar dengan rangkaian kegiatan yang menarik.
Ketua Pembina Paguyuban Kampung Srawung Abdul Kholik menjelaskan bahwa Festival Kampung Srawung bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. "Acara ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga bentuk syukur kita atas segala karunia yang telah diberikan," ujar Kholik, Sabtu (2/11/2024).
Salah satu daya tarik utama Festival Kampung Srawung adalah Kirab Budaya dan Gunungan. Prosesi kirab yang melibatkan seluruh warga membawa gunungan hasil bumi ini merupakan simbol kemakmuran dan harapan agar masyarakat selalu diberikan rezeki yang melimpah.
Selain itu juga ada tradisi Kembul Bujono menjadi momen sakral dalam Festival Kampung Srawung. Acara makan bersama ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, agama, dan adat, serta disaksikan oleh seluruh warga. Kembul Bujono bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi ikrar perdamaian dan komitmen untuk membangun masyarakat yang lebih baik.
Beragam Kegiatan Menarik Lainnya
Selain Kirab Budaya dan Kembul Bujono, Festival Kampung Srawung juga menyajikan berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti prmainan tradisional anak, pengajian akbar, pertunjukan seni budaya dan pasar kuliner tradisional
Agenda yang dimulai sebagai inisiatif kecil dari beberapa RT kini telah berkembang menjadi sebuah festival besar yang melibatkan seluruh warga Kelurahan Rejowinangun. Bahkan, Festival Kampung Srawung memiliki ambisi untuk go internasional dan dikenal oleh masyarakat dunia.
"Harapan kami, Festival Kampung Srawung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal," tambah Kholik.
Festival Kampung Srawung tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, tetapi juga diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kotagede. Dengan demikian, Festival Kampung Srawung dapat berkontribusi pada pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah.
"Kami berharap festival ini dapat terus berkembang dan mendapatkan dukungan dari pemerintah serta berbagai pihak terkait. Dengan kolaborasi yang solid, acara ini bisa menjadi bagian dari kalender event seni, budaya, dan wisata Jogja," pungkas dia.
Nisa salah satu peserta kirab, mengungkapkan kegembiraannya. "Saya sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini. Selain bisa menampilkan kesenian tradisional, saya juga bisa bertemu dengan banyak teman lama," ujarnya.
"Gunungan yang kami bawa ini merupakan simbol kemakmuran dan kesuburan. Kami berharap dengan adanya kirab ini, kampung kami akan semakin maju dan masyarakatnya hidup rukun," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sentra kerajinan kulit Manding, Bantul, sepi pembeli. Perajin menghadapi persaingan toko online dan keluhan konsumen soal kualitas produk.
BPK menemukan dua pelaku usaha menerima fasilitas tax holiday meski telah berproduksi komersial sebelum mengajukan permohonan.
Sedikitnya 17 orang tewas dan 25 lainnya terluka dalam insiden desak-desakan di festival Durga Puja di Kolkata utara, India.
Harga BBM 18 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, Dexlite, hingga BBM diesel.
Bayern Muenchen menang 6-1 atas RB Leipzig pada pekan keenam Bundesliga 2026/27. Luis Diaz mencetak hattrick di Allianz Arena.
Asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan di 29 bandara pada 11 Agustus–17 Oktober 2026. Simak rincian dampak dan daftar bandara terdampak