PSEL Belum Beroperasi, Sleman Kerahkan Pendamping Sampah
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) dari awal Januari sampai 29 November 2024 mencapai 1.630 kasus. Dinkes meminta masyarakat waspada dengan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Ismono mengatakan angka kasus DBD memang cenderung turun. Rincian kasus tersebut, yaitu ada 75 kasus pada Januari, 207 kasus pada Februari, 361 kasus pada Maret, 246 kasus pada April, 241 kasus pada Mei, dan 191 kasus pada Juni. Setelah itu, pada Agustus ada 77 kasus, September 65 kasus, Oktober ada 46 kasus, dan November ada 43 kasus. Data tersebut tercatat melalui 30 Puskesmas yang tersebar di seluruh kapanewon di Bumi Handayani.
Apabila melihat dari sisi kewilayahan, Puskesmas Wonosari II mencatat total ada 355 kasus selama sebelas bulan ini. Setelah itu, Puskesmas Ponjong I menyusul dengan 185 kasus dan Puskesmas Paliyan dengan 153 kasus. “Itu rekapitulasi sementara kami dan sifatnya dinamis. Itu angka untuk DBD dan DSS [dengue shock syndrome],” kata Ismono, Jumat (29/11/2024).
BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Demam Berdarah
DSS adalah fase lanjutan DBD pada hari ke-34 atau terjadi pada tingkatan DBD derajat III dan derajat IV. Adapun kasus DBD pada 2023 tercatat sebanyak 260 kasus; lalu, pada 2022 sebanyak 457 kasus; dan pada 2021 sebanyak 189 kasus.
Guna menekan persebaran virus dengue yang disebarkan nyamuk Aedes aegypti, Dinkes juga melakukan fogging yang fokus memutus mata rantai penyebaran. Fogging juga dilakukan apabila kasus DBD muncul di suatu wilayah. Fogging akan dilakukan apabila hasil penyelidikan epidemiologi sesuai standar opersional prosedur untuk dilakukan fogging.
Adapun hal utama untuk memberantas nyamuk tersebut adalah masyarakat harus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menggalakkan metode 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti, dan mendaur ulang barang bekas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus
KPK mengembangkan kasus korupsi Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dan menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.