Kekeringan hingga Oktober, DPRD Gunungkidul Siapkan Rp400 Juta
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (27/6/2024). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA – Pemda bersama Polda DIY dan seluruh komponen masyarakat akan menggelar acara Jogja Pandu Peradaban Nusantara Menuju Hamemayu Hayuning Bawana di Graha Pradipta Jogja Expo Center pada Sabtu (18/1/2025) ini.
Kegiatan yang akan dihadiri Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Sri Sultan HB X itu bertujuan untuk mengapresiasi keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu Serentak 2024.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY, KPH Yudanegara menjelaskan bahwa acara ini merupakan kelanjutan dari suksesnya penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di wilayah ini. DIY bahkan mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai daerah terbaik dalam penyelenggaraan pemilu.
BACA JUGA: Jokowi Bertemu Sultan HB X di Jogja, Ini Hasil Pertemuannya
"Ngarsa Dalem ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemangku keistimewaan dan ini adalah suatu hal yang benar-benar Ngarsa Dalem dalam inginkan," ujarnya, Jumat (17/1/2025). Ia juga berharap, melalui acara ini, sinergitas antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh komponen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.
KPH Yudanegara menjabarkan, pemangku keistimewaan yang diundang sebanyak 392 kalurahan, ditambah 46 kelurahan yang ada di DIY. Para Lurah akan hadir, berikut anggota jaga warga sebagai garda terdepan di masyarakat, yang kesemuanya akan memakai baju adat Ngayogyakarta Hadiningrat.
Kapolda DIY, Irjen. Pol. Suwondo Nainggolan menyatakan bahwa keamanan bukanlah sekadar anugerah, melainkan hasil dari kerja keras bersama. "Keamanan bukan sekedar situasi, tetapi sebuah investasi yang sangat berpengaruh terhadap pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kemasyarakatan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi yang aman dan kondusif sangat penting untuk menarik wisatawan dan investor ke Jogja. "Dalam situasi tidak aman, manusia akan menyingkir. Apalagi wisatawan mana yang mau datang ke Malioboro? Orang tua mana yang berani melepas anaknya untuk kuliah di Jogja?" imbuhnya.
Salah satu momen menarik dalam acara ini adalah prosesi penyerahan hasil bumi dari lima Kabupaten/Kota di DIY kepada Gubernur DIY. Prosesi ini menjadi simbol kekayaan alam dan budaya Jogja yang perlu dijaga dan dilestarikan. Selain itu, seluruh lurah dan anggota jaga warga yang hadir juga mengenakan baju adat Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap penyelundupan 23,793 kg emas senilai Rp63 miliar yang diduga dikirim ke Cina dan Dubai.
Rupiah hari ini diprediksi melemah ke Rp17.870-Rp17.920 per dolar AS. IHSG juga diperkirakan bergerak terbatas pada Jumat (14/8).
Barcelona dan PSG sepakat transfer Ferran Torres dengan nilai 48,5 juta euro. Torres akan dikontrak PSG hingga 2031.
Iran dikabarkan segera bergabung dengan New Development Bank milik BRICS di tengah tekanan sanksi dan konflik dengan AS serta Israel.
Cek 5 desil prioritas bansos PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000 lewat HP dengan NIK melalui situs resmi Kemensos.