Advertisement
TPST Donokerto Segera Dilengkapi Peralatan Pengolah Sampah Senilai Rp5,7 Miliar
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. Harian Jogja - David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mendatangkan peralatan pelengkap Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Donokerto pada semester pertama 2025. Beroperasinya TPST di Kapanewon Turi ini nantinya akan ikut membantu mengelola dan mengolah timbulan sampah di Bumi Sembada.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Ephipana Kristiyani mengatakan infrastruktur fisik TPST Donokerto memang sudah terbangun pada 2024. Meski begitu, TPST masih berupa bangunan tanpa peralatan.
Advertisement
“Bangunan hanggar yang baru terbangun. Peralatan belum tersedia. Peralatannya nanti kami datangkan sama seperti yang ada di TPST Tamanmartani Kalasan dan Sendangsari Minggir,” kata Ephipana dihubungi, Minggu (19/1/2025).
Peralatan tersebut seperti conveyor, gibrig, crusher, dan press. Gibrik adalah mesin yang digunakan untuk memilah sampah organik dan anorganik.
Kata Ephipana pengadaan peralatan TPST Donokerto dilakukan menggunakan Dana Keistimewaan sebesar Rp7,5 miliar. TPST ini ditarget dapat mengolah sampah hingga 60 ton per hari. Adapun TPST Tamanmartani memiliki kapasitas pengolahan sampah antara 80-90 ton per hari dan TPST Sendangsari dengan kapasitas maksimal 60 ton per hari.
BACA JUGA: DLH Sleman Siapkan Sistem Pengelolaan Sampah Organik Sisa Makan Bergizi Gratis
DLH mencatat rata-rata timbulan sampah di Bumi Sembada per hari mencapai 601,6 ton. Timbulan sampah tersebut dihasilkan dari aktivitas 1.157.000 penduduk Sleman. Selain TPST, ada 42 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang ikut mengelola dan mengolah timbulan sampah di Sleman.
Keberadaan TPST dan TPS3R akan ikut membantu pengelolaan sampah yang diperkirakan bertambah menyusul pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal kata Ephipana Kabupaten Sleman tidak memiliki Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Organik, hanya ada TPS pengolah residu anorganik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto mengaku Pemkab Sleman masih menunggu informasi lanjutan dari Pemerintah Provinsi dalam pendatangan peralatan TPST Donokerto.
“Informasinya hanggar memang sudah selesai. Tinggal menunggu Dana Keistimewaan dari DIY untuk pengadaan mesin,” kata Susmiarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







