KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Labuhan di Parangkusumo, Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (21/2/20203). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, BANTUL–Pantai Parangkusumo, Bantul, merupakan bagian dari Sumbu Filosofi. Namun, disana masih ada beberapa bangunan liar dan dugaan praktik prostitusi yang dilakukan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bantul pun mengaku nantinya hal tersebut akan ditertibkan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bantul, Raden Jati Bayubroto mengaku masih ada bangunan-bangunan liar yang berdiri di sana. Dia menilai bangunan tersebut didirikan tanpa izin. Hal itu lantaran di daerah sana, sebagian besar lahan merupakan Sultan Ground (SG).
Jati menuturkan tidak boleh ada bangunan untuk hunian yang didirikan di lahan SG. Karena itu, menurutnya, pendirian bangunan di sana tidak sesuai aturan.
“Kami yakin pada saatnya secara keseluruhan akan dilakukan penataan, karena kawasan ini SG milik Keraton [Jogja], tentu kebijakan ke depan seperti apa akan ada penataan,” ujarnya, Jumat (24/1/2025).
Jati menuturkan bangunan disana pun sudah berdiri puluhan tahun. Namun, belum ada penertiban hingga saat ini.
Selain bangunan, menurut Jati disana ada pula dugaan praktik prostitusi yang masih berlangsung. Dia menduga praktek prostitusi tersebut pun telah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu.
Lantaran kawasan Pantai Parangkusumo menjadi bagian dari Sumbu Filosofi, Jati menilai keberadaan bangunan dan praktik prostitusi disana akan ditertibkan. Namun, menurut Jati hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan instruksi untuk menertibkan kawasan tersebut.
Menurutnya, Pemkab Bantul melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Bantul telah memiliki master plan rencana penataan kawasan Parangkusumo. Dari situ, nanti akan ada rencana penertiban kawasan tersebut dari bangunan liar dan praktik prostitusi.
“[Penertiban kawasan Pantai Parangkusumo] Perlu pengambilan kebijakan di tingkat Bupati. Kami nanti memberikan dukungan ketika grand design penataan sudah dimulai. Penataan nanti bertahap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.