Terima Bansos Saat Jadi PPPK, ASN Gunungkidul Kembalikan Rp1,5 Juta
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati menyambut baik adanya wacana perubahan dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Meski demikian, untuk implementasinya masih menunggu instruksi resmi dari pihak terkait.
“Nanti kami akan menyesuaikan dengan petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat, tapi untuk saat ini belum ada dan harus menunggu,” kata Nunuk saat dihubungi, Jumat (24/1/2025).
Ia berharap PPDB dengan model domisili bisa lebih baik, ketimbang yang diberlakukan pada periode-periode sebelumnya. Nunuk juga meminta untuk kuota yang diberikan bisa lebih diperkecil persentasenya.
BACA JUGA: Pelantikan Bupati dan Wali Kota, Pemda DIY Siapkan Dua Skenario
“Intinya kami ikuti arahan dari pusat karena dengan model domisili sebagai bentuk penghargaan untuk warga yang berada di lingkungan sekolah. Siapa lagi yang mau jadi keamanan, kalau bukan warga di lingkungan sekitar sekolah,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta. Menurut dia, permasalahan PPDB sangat bergantung dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat.
Ia tidak menampik adanya wacana mengubah sistem zonasi menjadi domisili. Hanya saja, terkait dengan pelaksanaannya juga masih menunggu juknis terkait dengan rencana tersebut.
“Juknisnya belum ada dan kami menunggu arahan dari Pusat. Nanti, kalau aturannya sudah ada, maka akan dijadikan pedoman dalam penyusunan juknis pelaksana PPDB di Gunungkidul. Yang, jelas kami menunggu aturan baru tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 5 November 2026 tersedia di Balai Kalurahan Siraman. Cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Mobil Daihatsu mundur setelah mesinnya mati di tanjakan parkir LG Ambarukmo Plaza. Insiden menyebabkan kerusakan dengan kerugian Rp22 juta.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, Sleman City Hall dan lokasi SIMMADE. Simak jam layanan serta persyaratannya.
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengungkap kerentanan jaringan 2G dan pentingnya pengawasan sistem LIMS untuk mencegah penyadapan ilegal.