Cabai Beku Bantul Tembus Pasar Jepang, 8 Kali Pengiriman Tembus Hampir Rp1 Miliar
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman telah menggelar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tanggal ulang tahun di setiap Puskesmas sejak Senin (3/2/2025). Selama sepekan pelaksanaan PKG, Dinkes menemukan sejumlah kendala.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman, Esti Kurniasih mengatakan seluruh Puskesmas di Sleman telah siap menerima masyarakat yang datang untuk mengakses PKG.
Puskesmas telah menyiapkan metode sesuai kondisi dan sumber daya manusia di masing-masing Puskesmas guna memberikan layanan kepada pasien.
Esti menjelaskan ada puskesmas yang secara khusus menyediakan layanan PKG yang terpisah dengan layanan pasien lain. Ada juga puskesmas yang memberikan layanan PKG menjadi satu dengan layanan pasien rutin. “Memang ada yang menjadikan satu layanan rutin dengan layanan PKG. Soalnya sumber daya manusia di setiap puskesmas berbeda-beda, menyesuaikan saja,” kata Esti, Minggu (9/2/2025).
Dia mengaku ada beberapa kendala dalam pelaksanaan PKG, seperti masyarakat yang datang ke puskesmas belum terdaftar dan terverifikasi di aplikasi Satu Sehat.
Warga yang datang, rata-rata, masih berpatokan pada pendaftaran manual. Mereka datang hanya membawa KTP. Padahal, pelaksanaan PKG HUT dilakukan pertama-tama dengan mengisi formulir skrining kesehatan di aplikasi Satu Sehat.
Lebih lanjut, Esti menjelaskan ada fitur di aplikasi Satu Sehat yang baru bisa muncul atau aktif pada pekan kedua Februari 2025.
BACA JUGA: Uji Coba Pemeriksaan Kesehatan Gratis Besok, 2 Puskesmas di Gunungkidul Ini Mengaku Siap
Fitur yang baru muncul pada pekan kedua ini menimbulkan kendala lain, yaitu memperpanjang waktu layanan PKG bagi warga, karena warga yang bersangkutan harus melakukan skrining dahulu di puskesmas. “Kami berharap masyarakat secara aktif mengunduh aplikasi Satu Sehat dan mengisi kuesioner yang ada di dalamnya,” katanya.
Lebih jauh, Esti mengaku partisipasi masyarakat dalam mengikuti PKG HUT masih rendah apabila melihat sepekan pelaksanaannya.
Menurut pantauan Dinkes Sleman, ada Puskesmas yang dalam sepekan belum menerima warga yang mengakses PKG. “Tetapi program ini berkontribusi meningkatkan kunjungan ke Puskesmas dalam rangka promotif preventif. Kunjungan belum merata pada semua Puskesmas karena sistem notifikasi PKG pada aplikasi Satu Sehat pada Februari belum muncul. Tetapi Puskesmas sudah siap untuk memberikan layanan PKG sesuai kemampuan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 21 September 2026 lengkap 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta ke Palur beserta tarif Rp8.000.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 21 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Senin 21 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.