Pemkab Gunungkidul Dorong Layanan Publik Berlandaskan Ngayomi dan Ngayemi
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Arsip-Personel dari Polsek Gedangsari terlihat sedang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo yang menjadi lokasi wisata dadakan. Sabtu (18/1/2025). - Ist - dok. Polsek Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya tujuh motor dengan knalpot blombongan diamankan di Polsek Gedangsari dalam razia yang digelar di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Sabtu (8/2/2025). Razia dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan kondusivitas di lokasi yang menjadi spot wisata dadakan ini.
Kapolsek Gendangsari, AKP Suryanto mengatakan, razia dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini bersama dengan tim dari Polda DIY. Kegiatan dilakukan menyasar ke pedagang-pedang di pinggir jalan serta pemakai kendaraan yang dimodifikasi dan knalpot blombongan.
“Untuk pedagang diimbau tertib sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” kata Suryanto, Ahad (9/2/2025).
Adapun motor yang diamankan karena memakai knalpot blombongan terdapat tujuh unit dan diamankan di Mapolsek Gedangsari. Meski terkesan sepele, Suryanto mengakui pemakaian knalpot blombongan bisa mengganggu ketertiban.
Ia tidak menampik, pemakaian tersebut bisa memicu terjadinya perkelahaian. Belum lama ini, kata dia, ada seorang pengendara yang memakai knalpot blombongan melintas dengan cara membleyer.
Aksi tersebut membuat ketegangan di sekitar lokasi hingga akhirnya terjadi aksi pemukulan. “Yang dipukul hidungnya sampai patah. Kami tidak ingin kejadian ini terulang sehingga razia dilakukan agar suasana tetap kondusif,” ungkapnya.
Mantan Kasi Humas Polres Gunungkidul menmabahkan, untuk sepeda motor yang diamankan bisa diambil oleh pemiliknya. Adapun syaratnya, saat pengambilan harus bersama orang tua dan mengganti sesuai dengan standar dari pabrikan.
BACA JUGA: Jadi Spot Wisata Dadakan, Jalan Baru di Tanjakan Clongop Mulai Bermasalah dengan Sampah
“Ya knalpotnya harus diganti dan tidak boleh memakai yang blombongan,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini membenarkan telah melakukan penertiban di lokasi jalan baru di Tanjakan Clongop, Gedangsari. Kegiatan dilakukan untuk mengembalikan kondisi di sekitar lokasi sebagai jalan umum agar aktivitasnya tidak ada gangguan sebagai mana fungsinya.
“Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan agar tidak mengganggu pengguna jalan. Sebab, jalur ini sekarang menjadi spot wisata dadakan dan banyak warga membuka warung yang bisa memicu terjadinya kecelakaan,” katanya.
Diharapkan warga dan para penggunjung bisa menaati peraturan yang berlaku agar akses lalu lintas dapat berjalan dengan lancar. “Sosialisasi akan terus dilakukan dan kalau tetap ngeyel bisa dilakukan tindakan yang lebih tegas,” katanya. (David Kurniawan)
Foto Istimewa Polsek Gedangsari
Sejumlah petugas sedang mengamankan motor dengan knalpot blombongan yang diamankan dalam penertiban yang dilaksanakan di jalan baru Tanjakan Clongop. Sabtu (8/2/2025)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu 1 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 1 November 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 1 November 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.