Advertisement
Walikota Terpilih Berkomitmen Perbaiki RTLH dan Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Hasto Wardoyo meninjau rumah yang akan dibedah, di Wirogunan, mergangsan, Minggu (9/2/2025). - ist Pemkot Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Walikota Jogja terpilih, Hasto Wardoyo, kembali menggelar bedah rumah dan bersih lingkungan di Kelurahan Wirogunan, Wirogunan, Kota Jogja Minggu (9/2/2025). Kegiatan yang bekerja sama dengan swasta ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.
Bedah rumah kali ini menyasar rumah tidak layak huni (RTLH) milik Lasmi, Wanita lanjut usia warga RT 9/RW 3, Wirogunan. Bedah rumah ini bekerja sama dengan Corporate Social Responcibility (CSR) PT Sarana Insan Muda Selaras atau Life Media, senilai Rp20 juta.
Advertisement
BACA JUGA : Rumah Tak Layak Huni di Jogja Mencapai Ribuan, Jadi PR Wali Kota Baru
Hasto menjelaskan pentingnya bekerja sama dengan pihak swasta dalam program ini karena jika hanya mengandalkan pendanaan dari pemerintah, kadang akan menemui kesulitan dalam syarat administratif. “Saya kira banyak warga punya rumah tidak layak huni seperti punya Bu Sulasmi, tapi tidak bisa dibangun oleh negara,” katanya.
Sulasmi menempati RTLH yang berlokasi di atas selokan. Dengan kondisi yang buruk dan rusak di beberapa bagian, rumah tersebut perlu segera diperbaiki. Sayangnya, Sulasmi tidak memiliki sertifikat sebagaimana yang diperlukan untuk perbaikan RTLH oleh pemerintah.
“Karena kalau dimintai sertifikat tidak bisa. Manggone cuma di atas selokan. Tapi kalau tidak diperbaiki kasihan. Di situ bau karena di bawahnya selokan. Kalau selokan agak kering bau, kalau basah naik airnya,” ungkapnya.
Maka perbaikan RTLH ini juga sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Ketika rumah Sulasmi tidak diperbaiki, maka akan menimbulkan masalah kebersihan dan berdampak pada potensi penyakit yang bisa menyebar ke lingkungan sekitarnya.
“Jadi bagaimana Bu Lasmi bisa sehat. Bagaimana kita mau menyehatkan warga kalau banyak rumah yang tidak bisa dibangun negara. Makanya cara lain adalah gotong royong. Hari ini orang-orang yang punya kepedulian yang mau membantu, marilah bantu,” katanya.
BACA JUGA : Habiskan Anggaran Rp11,04 Miliar, Perbaikan RTLH Sleman Selesai Sesuai Target
Baginya pribadi, hal ini juga sekaligus sebagai bentuk syukuran atas terpilihnya Hasto sebagai Walikota Jogja. “Saya juga syukuran karena sudah dipilih oleh warga yang memberi kepercayaan. Cara kami syukuran ya seperti ini, tidak dengan makan-makan, tapi gotong royong,” ungkapnya.
Ia berkomitmen setelah pelantikan nanti, akan terus melanjutkan kegiatan ini. “Setiap sabtu-minggu harus jalan. Sekaligus penanganan sampah. Sampah harus diselesaikan. Saya harus memprioritaskan sampah, ini penting banget,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







