PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan (dua dari kanan), menyerahkan alat kebersihan kepada perwakilan siswa, Kepala SMPN 5 Jogja Arina Budiastuti (kiri) dan Kepala Disdikpora Kota Jogja, Budi Santosa Asrori (kanan) dalam peluncuran Gerakan Serentak Bersih-Bersih Sekolah di SMPN 5 Jogja, Rabu (26/2/2025). - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja meluncurkan Gerakan Serentak Bersih-Bersih Sekolah di SMPN 5 Jogja, Rabu (26/2/2025). Gerakan ini diinsiasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dalam rangka menyambut libur panjang Ramadan.
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menyebut gerakan ini dilaksanakan guna memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat selama ditinggal siswanya menjalani libur Ramadan. Pembersihan tak hanya dilakukan di dalam lingkungan sekolah, tapi juga di lingkungan luar sekolah. Wawan menyebut, kegiatan ini menjadi salah satu wujud keseriusan Pemkot Jogja dalam menuntaskan persoalan sampah.
“Ini komitmen Pemkot Jogja. Kami menggerakkan sekolah dan bekerja sama dengan Pemda DIY, di mana sekolah jenjang SMA sederajat juga ikut dalam gerakan ini. Kami mulai dari pengurangan sampah di sekolah hingga budaya pola penanganan sampah,” ujar Wawan saat ditemui di SMPN 5 Jogja, Rabu.
Wawan mendorong masing-masing satuan pendidikan bisa mengolah sampah yang dihasilkan secara mandiri. Misalnya dengan melakukan pemilahan dan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Salah satu sekolah percontohan yang telah menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri adalah SMPN 5 Jogja, salah satunya dengan menerapkan semacam duta sampah di masing-masing kelas yang disebut dengan Zero Trash Pawitikra (Zetra) dan memanfaatkan alat pembakar sampah atau insinerator. “Sudah ada sekolah percontohan. Di SMPN 5 Jogja sudah dimulai dari tahun lalu. Ada inovasi Zetra, gerakan anak-anak sekolah yang cukup kreatif,” katanya.
BACA JUGA: Kelurahan Kota Baru Jogja Perbaiki Sistem untuk Kurangi Pembuangan Sampah ke Depo
Kepala Disdikpora Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, mengatakan Gerakan Serentak Bersih-Bersih Sekolah ini turut memberikan edukasi kepada siswa terkait dengan pentingnya kerja sama dalam rangka mewujudkan kebersihan lingkungan. Selain lingkungan internal sekolah, warga sekolah juga bersama-sama membersihkan lingkungan di sekitar sekolah. Budi mengatakan, jajarannya akan menggelar lomba kebersihan di tiap sekolah. Sekolah terbaik nantinya akan mendapatkan tropi dan piagam Wali Kota Jogja. “Ini merupakan gerakan bahwa semua sektor pendidikan dalam hal ini peduli terhadap pengelolaan sampah menjaga hidup sehat dan bersih,” tutur Budi.
Kepala SMPN 5 Jogja, Siti Arina Budiastuti, mengatakan pengelolaan sampah secara mandiri sudah gencar dilaksanakan selama dua tahun terakhir. Arina menyebut tiap siswa pun sudah secara inisiatif untuk melakukan pemilahan sampah. Sampah-sampah yang sudah dipilah lantas dikumpulkan kepada tim pengelola sampah sekolah setiap Jumat siang. “Tidak hanya yang menjadi pengurus, tapi seluruh siswa sudah memilah sampah secara otomatis menyetorkan sampah tiap Jumat siang oleh tim sekolah terdiri dari guru, karyawan, dan kepala sekolah,” kata Arina. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Pablo Nieto menyebut Maverick Vinales bisa dilupakan dalam sehari di MotoGP. Cedera dan konflik dengan KTM membuat masa depannya terancam.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli
Seleksi sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Simak daftar 9 instansi penyelenggara, syarat umum, dan persiapan yang perlu dilakukan calon peserta.