Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi warga dari berbagai penjuru wilayah di DIY menghadiri open house Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang digelar di Bangsal Kepatihan. /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY meniadakan kegiatan open house Idul Fitri yang biasa digelar di Kepatihan di hari pertama kerja setelah libur lebaran. Masyarakat yang biasanya sangat antusias diimbau tidak perlu datang ke kepatihan.
Sekda DIY, Beny Suharsono, menjelaskan Pemda DIY tahun ini tidak akan menggelar kegiatan open house. “Kami tidak melaksanakan untuk tahun ini, mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (17/3/2025).
Alasan ditiadakannya open house ini salah satunya yakni tentang efisiensi anggaran, yang menginstruksikan kegiatan yang bisa ditunda sebaiknya ditunda. “Alasannya kalau ada yang bisa ditunda, bisa kita tunda,” ungkapnya.
Kegiatan open house biasanya dilaksanakan di hari pertama masuk kerja. Masyarakat biasanya berduyun-duyun sudah datang dari pukul 06.00 di kompleks Kepatihan. “Ada yang naik bus dan sebagainya,” katanya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini menurutnya sangat besar sehingga biasanya bisa memakan waktu lebih dari setengah hari. “Masyarakat seperti terpanggil karena ketemu dengan gubernur atau Sultannya. Tidak hanya ramai, antrean sangat panjang, sampai zuhur itu biasanya belum selesai,” paparnya.
Namun untuk kegiatan Grebeg dari Kraton Ngayogjokarto Hadiningrat menuju Kepatihan di hari pertama lebaran masih tetap dilaksanakan. “Kalau hari pertama lebaran kita terima grebeg dari Kraton. Itu masih ada, masyarakat bisa hadir. Tidak ditiadakan,” ungkapnya.
Selain open house, Pemda DIY juga meniadakan dua kegiatan lebaran lainnya, yakni syawalan ke kabupaten-kota dan pertemuan dengan diaspora di Jakarta. “Kami sudah menginfokan ke Bupati-Walikota. Kalau itu mau dilakukan Bupati-Walikota silakan saja,” kata dia.
BACA JUGA: 6 Juta Pemudik Diprediksi Masuk DIY, 22 Pos Pengamanan Disiagakan
Dua kegiatan ini biasanya dijadwalkan setelah open house di Kepatihan. “Setelah open house kita menyusun jadwal supaya tidak bersamaan. Yang paling dekat dari Kota Jogja ke Sleman. Tapi kali ini kita menunda semuanya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Instagram meluncurkan label AI Generated Profile. Akun AI tanpa label berisiko kehilangan jangkauan di Reels dan Explore.
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke 16 besar China Masters 2026 setelah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur. Simak hasil dan jadwal wakil Indonesia lain
Sebanyak 19 tersangka kasus Little Aresha dilimpahkan ke Kejari Kota Jogja. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Telkom Solution tidak hanya membangun kapabilitas solusi digital yang komprehensif, tetapi juga menghadirkan value creation dan nilai tambah yang dibutuhkan