Advertisement
Minim Anggaran, Dispar Bantul Tak Gelar Atraksi Wisata saat Libur Lebaran
Gumuk Pasir Parangtritis / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul memastikan tidak menggelar atraksi wisata selama libur dan cuti Lebaran 2025. Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran yang menyebabkan tidak adanya dana untuk menyelenggarakan hiburan tambahan bagi wisatawan.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam penyelenggaraan atraksi wisata tahun ini.
Advertisement
"Ada efisiensi anggaran sehingga tidak ada dana untuk menggelar atraksi wisata," ujarnya, Rabu (26/3/2025).
BACA JUGA: Lebaran 2025, Bantul Diprediksi Kedatangan 2 Juta Pemudik
Selain pembatalan atraksi wisata, rencana pembukaan Jembatan Pandansimo saat arus mudik dan balik Lebaran juga urung direalisasikan. Dengan demikian, pemudik tetap harus melewati Jalan Srandakan dan Jalan Jogja-Wates yang melintasi Sedayu.
Pembatalan ini turut berdampak pada kebijakan retribusi wisata di pantai selatan Bantul. Dispar Bantul memutuskan untuk tetap menggunakan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang lama, yaitu di utara Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
"TPR selama libur dan cuti Lebaran 2025 masih menggunakan TPR yang lama karena Jembatan Pandansimo batal dibuka untuk arus mudik-balik Lebaran," katanya.
Dispar Bantul pun akan meningkatkan jumlah personel yang berjaga di TPR guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Selama libur Lebaran, penjagaan di TPR akan diperkuat dengan sistem tiga sif yang berlangsung dari pagi hingga malam hari.
"Setiap sif nantinya petugas berjaga di TPR dari pagi hingga malam hari untuk mengoptimalkan PAD selama libur dan cuti Lebaran," jelasnya.
Lebih dari 50 petugas akan disiagakan di seluruh TPR pantai selatan Bantul, termasuk di jalur-jalur alternatif atau jalan 'tikus' menuju kawasan wisata pantai.
Minimnya anggaran serta pembatalan berbagai rencana infrastruktur dan atraksi wisata ini disinyalir berpengaruh pada daya tarik wisata Bantul selama musim libur Lebaran. Tanpa adanya hiburan tambahan, wisatawan diharapkan tetap menikmati pesona alam pantai-pantai di Bantul dengan fasilitas yang tersedia.
Meski demikian, Dispar Bantul tetap berupaya memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung dengan meningkatkan pengawasan di TPR dan jalur wisata utama. "Kami akan tetap mengoptimalkan pelayanan bagi wisatawan dengan menambah personel di lapangan, meskipun tidak ada atraksi wisata yang digelar," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement





