Mayat Misterius di Sungai Bedog Bantul Masih Diidentifikasi
Polisi masih mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul. Kondisi jasad sudah membusuk dan sulit dikenali.
Aktivitas layanan medis di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada Selasa (25/3/2025)/ Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—RSUD Panembahan Senopati Bantul mengungkapkan pengendara yang mengalami kecelakaan saat perjalanan mudik Lebaran bisa mengajukan klaim melalui layanan BPJS Kesehatan. Hanya saja, ada syarat khusus apabila pasien ingin menggunakan BPJS Kesehatan saat kecelakaan di rumah sakit tipe B tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati, Budi Nur Rokhmah menjelaskan, penanganan kecelakaan lalu lintas di RSUD Panembahan Senopati Bantul memiliki mekanisme pembiayaan yang diatur secara khusus. Selain itu skema penjaminan korban kecelakaan juga tergantung pada jenis dan lokasi kejadian.
"Kalau kecelakaan lalu lintas, yang menanggung bukan BPJS, tetapi Jasa Raharja. Namun, jika kecelakaan tunggal di jalan kampung atau jalan kecil, itu bisa ditanggung BPJS dengan syarat ada surat pernyataan kronologi," jelas dr. Budi, Kamis (27/3/2025).
BACA JUGA: Mudik Lebaran: Polres Bantul Petakan Jalan Rawan Kecelakaan
Menurut Budi, korban kecelakaan di jalan besar—utamanya jika melibatkan dua kendaraan atau lebih—akan dijamin oleh Jasa Raharja. Namun, apabila kecelakaan terjadi tanpa lawan atau kecelakaan tunggal di jalan besar, maka korban bisa menggunakan BPJS Kesehatan dengan catatan harus menyertakan surat penolakan dari Jasa Raharja.
Sebaliknya, untuk kecelakaan yang terjadi di jalan kampung atau di luar jalan provinsi dan kabupaten, BPJS dapat menjadi penjamin utama. “BPJS bisa menanggung, tetapi harus ada surat pernyataan kronologi kejadian,” tambahnya.
RSUD Panembahan Senopati, kata dia juga memiliki layanan dalam bidang ortopedi, khususnya dalam penanganan kasus patah tulang akibat kecelakaan.
"Kami punya dua dokter spesialis ortopedi yang menangani kasus-kasus patah tulang. Satu spesialis untuk bahu dan siku, satu lagi untuk panggul dan lutut," ujar Budi.
Dengan keberadaan dua dokter spesialis ini, RSUD Panembahan Senopati Bantul menangani berbagai macam operasi ortopedi.
"Kami termasuk rumah sakit dengan jumlah operasi ortopedi yang tinggi," katanya.
Selain itu, sistem jaga di RSUD Panembahan Senopati juga diklaim terorganisir dengan optimal, termasuk saat hari besar keagamaan Lebaran mendatang.
"Kami punya dua dokter ortopedi, yang satu muslim dan yang satu non-muslim. Saat Natal, dokter muslim yang berjaga dan saat Lebaran, dokter non-muslim yang berjaga," jelasnya.
Sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Bantul, RSUD Panembahan Senopati berupaya meningkatkan layanan kesehatan, terutama dalam bidang ortopedi dan penanganan gawat darurat kecelakaan. Dengan fasilitas dan tenaga medis yang ada, masyarakat Bantul dan sekitarnya diharapkan memperoleh layanan optimal sesuai dengan skema pembiayaan yang berlaku.
"Kami siap memberikan pelayanan maksimal saat Lebaran baik bagi pasien BPJS maupun non-BPJS, sesuai aturan yang berlaku. Masyarakat tidak perlu ragu," kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi masih mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul. Kondisi jasad sudah membusuk dan sulit dikenali.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka di UAD, jadi ajang pembinaan atlet dan kompetisi olahraga lintas jenjang pendidikan.
PPIH Arab Saudi siapkan skema murur haji 2026 agar lansia tak turun di Muzdalifah demi kelancaran Armuzna.
Persis Solo menang 1-0 atas Dewa United di Manahan, jaga peluang bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.