Kasus Daycare Little Aresha Jogja: 32 Anak Divisum, Ini Tujuannya
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Petugas mengolah sampah di ITF Niten pada Minggu (19/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memperluas tempat pengolahan sampah dan menambah alat pengolahan sampah di ITF Niten untuk meningkatkan volume sampah yang mampu diolah di sana.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho menuturkan dinas menambah hanggar di sana dan menambah satu unit rotary drying di sana. Dia menyebut hanggar di ITP Niten di perluas Gaf volume sampah yang ditampung dapat bertambah.
BACA JUGA: TPS3R di Srigading dan ITF Pasar Niten Dimaksimalkan untuk Atasi Sampah
Saat ini ITF Niten mampu mengolah sampah sekitar 8 ton per hari. Dengan penambahan hanggar dan mesin tersebut, pihaknya menargetkan ITF Niten mampu mengolah sampah hingga 20 ton per hari.
"Kita utamakan mengolah sampah pasar, karena sekarang belum semua volume sampah pasar sehari tertangani," katanya dikutip Minggu (13/4/2025).
Bambang mengaku dalam sehari pasar-pasar rakyat di Bantul menghasilkan sampah sekitar 15-20 ton. Saat ini lantaran kemampuan ITF Niten dalam mengolah sampah masih terbatas, sebagian sampah pasar masih dikirim ke TPST yang ada di Bantul. Nantinya, seluruh sampah pasar tersebut diproyeksikan dapat diolah di ITF Niten.
Bambang menyebut saat ini proses tender untuk pembangunan hanggar di sana sedang dilakukan. "Harapannya dengan begitu [penambahan hanggar dan alat], sampah bisa tertangani dengan baik," katanya.
BACA JUGA: Optimalisasi Pengolahan Sampah, Pemkab Bantul Bakal Bangun Hangar di ITF Pasar Niten
Dia menyebut alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan hanggar mencapai Rp4 miliar dan pengadaan alat rotary drying mencapai Rp680 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.