219 Kafilah Ikuti STQH Kota Jogja, Hasto Minta Pembinaan Diperkuat
Sebanyak 219 kafilah dari 14 kemantren mengikuti STQH Kota Jogja 2026. Hasto mendorong penguatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
Petugas mengolah sampah di ITF Niten pada Minggu (19/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memperluas tempat pengolahan sampah dan menambah alat pengolahan sampah di ITF Niten untuk meningkatkan volume sampah yang mampu diolah di sana.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho menuturkan dinas menambah hanggar di sana dan menambah satu unit rotary drying di sana. Dia menyebut hanggar di ITP Niten di perluas Gaf volume sampah yang ditampung dapat bertambah.
BACA JUGA: TPS3R di Srigading dan ITF Pasar Niten Dimaksimalkan untuk Atasi Sampah
Saat ini ITF Niten mampu mengolah sampah sekitar 8 ton per hari. Dengan penambahan hanggar dan mesin tersebut, pihaknya menargetkan ITF Niten mampu mengolah sampah hingga 20 ton per hari.
"Kita utamakan mengolah sampah pasar, karena sekarang belum semua volume sampah pasar sehari tertangani," katanya dikutip Minggu (13/4/2025).
Bambang mengaku dalam sehari pasar-pasar rakyat di Bantul menghasilkan sampah sekitar 15-20 ton. Saat ini lantaran kemampuan ITF Niten dalam mengolah sampah masih terbatas, sebagian sampah pasar masih dikirim ke TPST yang ada di Bantul. Nantinya, seluruh sampah pasar tersebut diproyeksikan dapat diolah di ITF Niten.
Bambang menyebut saat ini proses tender untuk pembangunan hanggar di sana sedang dilakukan. "Harapannya dengan begitu [penambahan hanggar dan alat], sampah bisa tertangani dengan baik," katanya.
BACA JUGA: Optimalisasi Pengolahan Sampah, Pemkab Bantul Bakal Bangun Hangar di ITF Pasar Niten
Dia menyebut alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan hanggar mencapai Rp4 miliar dan pengadaan alat rotary drying mencapai Rp680 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 219 kafilah dari 14 kemantren mengikuti STQH Kota Jogja 2026. Hasto mendorong penguatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
FIFA mengizinkan Bergson dan Brad Tapp membela Malaysia. Status Manuel Hidalgo dan Shane Lowry masih menunggu keputusan.
Cristiano Ronaldo meminta suporter yang mengejek mendiang Diogo Jota kepada Ruben Neves dilarang masuk stadion seumur hidup.
Riset 2026 menemukan generasi muda mengalami penuaan biologis lebih cepat. Kenali faktor gaya hidup dan lingkungan yang sedang diteliti.
MU kalah 0-1 dari Man City dan baru mengoleksi 4 poin. Brighton serta Fulham menanti saat Setan Merah berusaha bangkit.
Hyundai menunda ADAS mandiri hingga 2029 dan menggandeng Nvidia untuk menghadirkan teknologi Level 2+ dan 2++ mulai 2028.