Advertisement
Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani, Dinas P3 Sleman Siapkan Alokasi APBD Rp8,1 Miliar
Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Rofiq Andrianto dalam peluncuran Penyuluh Pertanian Sleman Semangat Mendukung Swasembada (PESAN SEMBADA) di Padukuhan Tegalan, Sidomoyo Godean, Kamis (8/5/2025). - Istimewa // Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Advertisement
SLEMAN—Untuk menjaga ketahanan pangan dan mewujudkan kesejahteraan petani Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman menyiapkan berbagai program lewat skema sejumlah penganggaran.
Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Rofiq Andrianto menjelaskan secara umum program dinas yang mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani bersumber dari dua anggaran.
Advertisement
Pertama alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan yang kedua bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
"Program-program yang mendukung tercapainya ketahanan pangan berasal dari dua sumber, APBD dan APBN," kata Rofiq, Minggu (11/5/2025).
Dari sumber APBD, program untuk menunjang ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani ada banyak jenisnya. Pertama, ada program penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian. Prasarana ini di antaranya mencakup alat dan mesin pertanian (alsintan).
Program kedua yang tak kalah pentingnya yakni penanggulangan bencana pertanian. "Program pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian berupa kegiatan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)," jelasnya.
Dari kucuran anggaran APBD masih ada program diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat berupa optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Selanjutnya masih ada pula program pengembangan usaha pasca panen dan upaya penganekaragaman pangan.
Adapun program pengembangan usaha pasca panen di atas meliputi pelatihan pengolahan hasil pertanian. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah pada hasil komoditas pertanian.
"Pelatihan olahan hasil pertanian untuk memberikan nilai tambah terhadap komoditas pertanian," tegasnya.
Jika ditotal seluruhnya, anggaran APBD untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani mencapai Rp8,1 miliar.
"Rp8,1 miliar, ini total anggaran termasuk ada kegiatan pengembangan SDM (pelatihan petani), pengendalian OPT dan pengadaan alsintan dan lain-lain," ujarnya.
Sementara di luar APBD, anggaran untuk menjaga ketahanan pangan dan mewujudkan kesejahteraan petani juga digelontor dari APBN Kementerian Pertanian. Alokasi dana APBN itu digunakan untuk penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian.
BACA JUGA: Perpanjangan Kontrak Habis, Tempat Khusus Parkir ABA Diminta Berhenti Beroperasi
"Sumber APBN Kementan, program penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian berupa bantuan benih padi seluas 2.500 hektare, benih jagung 200 hektare dan bantuan alsintan," ungkap Rofiq.
Total alokasi APBN untuk program di atas menyentuh angka Rp2,4 miliar. "APBN Rp2,4 miliar. Bantuan berupa benih padi, alsintan, traktor, pompa air dan hand spryer," terangnya.
Harapannya dengan pengadaan sarana dan prasarana pertanian, efisiensi tenaga dan waktu serta peningkatan hasil budi daya pertanian dapat terwujud.
"Pemanfaatan alsintan dapat mempercepat olah lahan, pengendalian OPT, aplikasi pemupukan, upaya penyediaan air irigasi di musim kemarau," tegasnya.
"Sehingga dapat diupayakan peningkatan produksi dan produktifitas sektor pertanian," imbuhnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement








