Viral Dugaan Limbah di Pantai Cangkring, Ini Temuan DLH Bantul
DLH Bantul menyebut limbah PT IBD di Pantai Cangkring belum memenuhi baku mutu dan IPAL perusahaan belum berfungsi optimal
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL–Masalah sampah liar di kawasan Ring Road Selatan kembali jadi sorotan. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan akan mengambil langkah terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan, termasuk membuka identitas mereka ke publik.
“DLH hampir tiap tiga hari sekali membersihkan sampah liar di Ring Road Selatan. Ini proses yang terus-menerus dan melelahkan,” ujar Halim, Sabtu (7/6/2025).
Ia menyebut, Pemkab Bantul sudah mengantongi nama-nama pelaku yang tertangkap tangan membuang sampah oleh Satpol PP. Meski saat ini identitas pelaku belum diekspos, Halim menyatakan hal itu bisa berubah.
“Kalau nanti ketahuan, terpotret, akan kami umumkan wajahnya di media sosial. Mohon maaf, ini demi kebersihan daerah kita,” ujarnya.
Langkah ini, kata Halim, juga menjadi peringatan keras kepada warga, terutama di kawasan suburban seperti Sedayu, Kasihan, Sewon, Banguntapan, hingga Piyungan, agar lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah. Ia menyebut Pemkab telah memasang CCTV dan menempatkan petugas untuk memantau titik rawan pembuangan liar.
BACA JUGA: Iduladha, Penggilingan Daging di Ambarketawang Sleman Kebanjiran Order
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengakui pembuangan sampah liar masih terjadi. “Kami melakukan pembersihan dua kali seminggu. Tapi memang masih ada warga yang membuang sembarangan,” katanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, DLH gencar melakukan edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan fasilitator lingkungan di tiap kapanewon, LSM, hingga perguruan tinggi. “Kami libatkan mahasiswa KKN tematik untuk ikut memberi edukasi soal pengelolaan sampah,” ujar Bambang.
DLH juga tengah mendorong pembentukan bank sampah di tingkat pedukuhan hingga RT agar pengelolaan sampah bisa selesai di tingkat terbawah. “Kami ingin sampah itu selesai di sumbernya. Kalau sudah tertangani di RT atau dusun, sampah tidak akan sampai ke jalan,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul menyebut limbah PT IBD di Pantai Cangkring belum memenuhi baku mutu dan IPAL perusahaan belum berfungsi optimal
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra berduka atas kecelakaan yang menewaskan empat suporter saat perjalanan menuju Surabaya.
The Manohara Hotel Yogyakarta menghadirkan Steak & Dimsum Dinner setiap Jumat dan Sabtu dengan promo Buy 1 Get 1 Free seharga Rp299.000 nett.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, anggaran pendidikan, perlindungan sosial, kesehatan, dan pertahanan mencatat sejumlah rekor.
Program Padat Karya di 10 lokasi Kota Jogja menyerap Rp2,4 miliar APBD 2026. Pemkot berharap anggaran tahun depan tidak dipangkas.
Keluarga Bharatu Laurentius Valdo meminta kasus penembakan di Pondok Cabe diusut tuntas karena menduga pelaku lebih dari satu orang.