Kemarau Panjang, Sungai-Sungai Kecil di Kulonprogo Mengering
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo turut memberikan perhatian atas merebaknya kasus Covid-19. Antisipasi tetap dilakukan meski dari pemantauan Kementerian Kesehatan sampai pekan ke-22 tahun 2025, penyebaran Covid-19 masih dalam batas aman.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami mengaku, instansinya tetap menyiapkan langkah-langkah konkret terhadap ancaman sebaran Covid-19 terbaru. Menurutnya, upaya yang dilakukan dengan memantau perkembangan kasus Covid-19 yang ada dan bila ditemukan atau ada kecurigaan kasus masyarakat diminta segera melaporkannya dalam waktu 1x24 jam.
BACA JUGA: 45 Pelajar Dikirim ke Barak Militer untuk Menjalani Program Pendidikan Karakter
"Kami sudah menyiapkan laboratorium pemeriksaan spesimen covid. Sampai sekarang belum ada laporan kasus covid baru di Kulonprogo," katanya, Senin (9/6/2025).
Fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) juga disiapkan Dinkes Kulonprogo. Sri Budi menuturkan, Fasyankes di Kulonprogo sudah siap untuk menerima pasien dengan kondisi covid-19.
Mulai dari tingkat Puskesmas, Klinik sampai rumah sakit (RS) disiagakan untuk hadapi temuan baru covid-19. Baik itu Fasyankes swasta ataupun pemerintah diupayakan mampu menangani covid-19 meskipun sudah lama kasusnya mereda.
"Kami juga edukasi masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan terhadap covid-19," katanya.
Ia meminta warga Kulonprogo menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pasalnya, meskipun belum ada temuan kasus baru di Kulonprogo.
BACA JUGA: Harga Pangan Hari Ini, Senin 9 Juni 2025, Telur Turun Tipis, Cabai Rawit Sedikit
Covid-19 diketahui mulai kembali meningkat lagi temuan kasusnya beberapa pekan terakhir ini. Sri Budi mengungkapkan, ada varian covid baru yang dominan muncul di Indonesia yakni MB.1.1.
Varian baru tersebut memang tidak cepat menyebar dan gejala yang ditimbulkan tidak parah. "Namun demikian warga masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan PHBS," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.
Indef mengidentifikasi empat penyebab harga beras medium masih di atas HET meski stok Bulog mencapai 4,59 juta ton.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Samin Tan didakwa melakukan pencucian uang Rp18,1 triliun dari penjualan batu bara PT AKT yang diduga berasal dari pertambangan ilegal.
OJK meminta perbankan memeriksa dan/atau memblokir 39.923 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online.
Puslabfor menyelidiki ledakan di Duri Kepa, Jakarta Barat, yang menyebabkan 12 orang terluka dan 10 rumah mengalami kerusakan.