Diduga Terkait MBG, 27 Siswa SMPN 3 Wates Alami Diare dan Demam
Sebanyak 27 siswa SMPN 3 Wates Kulonprogo menjalani perawatan setelah mengalami diare, mual, dan demam usai mengonsumsi MBG. Penyebabnya masih menunggu hasil la
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo turut memberikan perhatian atas merebaknya kasus Covid-19. Antisipasi tetap dilakukan meski dari pemantauan Kementerian Kesehatan sampai pekan ke-22 tahun 2025, penyebaran Covid-19 masih dalam batas aman.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami mengaku, instansinya tetap menyiapkan langkah-langkah konkret terhadap ancaman sebaran Covid-19 terbaru. Menurutnya, upaya yang dilakukan dengan memantau perkembangan kasus Covid-19 yang ada dan bila ditemukan atau ada kecurigaan kasus masyarakat diminta segera melaporkannya dalam waktu 1x24 jam.
BACA JUGA: 45 Pelajar Dikirim ke Barak Militer untuk Menjalani Program Pendidikan Karakter
"Kami sudah menyiapkan laboratorium pemeriksaan spesimen covid. Sampai sekarang belum ada laporan kasus covid baru di Kulonprogo," katanya, Senin (9/6/2025).
Fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) juga disiapkan Dinkes Kulonprogo. Sri Budi menuturkan, Fasyankes di Kulonprogo sudah siap untuk menerima pasien dengan kondisi covid-19.
Mulai dari tingkat Puskesmas, Klinik sampai rumah sakit (RS) disiagakan untuk hadapi temuan baru covid-19. Baik itu Fasyankes swasta ataupun pemerintah diupayakan mampu menangani covid-19 meskipun sudah lama kasusnya mereda.
"Kami juga edukasi masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan terhadap covid-19," katanya.
Ia meminta warga Kulonprogo menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pasalnya, meskipun belum ada temuan kasus baru di Kulonprogo.
BACA JUGA: Harga Pangan Hari Ini, Senin 9 Juni 2025, Telur Turun Tipis, Cabai Rawit Sedikit
Covid-19 diketahui mulai kembali meningkat lagi temuan kasusnya beberapa pekan terakhir ini. Sri Budi mengungkapkan, ada varian covid baru yang dominan muncul di Indonesia yakni MB.1.1.
Varian baru tersebut memang tidak cepat menyebar dan gejala yang ditimbulkan tidak parah. "Namun demikian warga masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan PHBS," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 27 siswa SMPN 3 Wates Kulonprogo menjalani perawatan setelah mengalami diare, mual, dan demam usai mengonsumsi MBG. Penyebabnya masih menunggu hasil la
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.