Hadapi Porda 2027, Gunungkidul Mulai Pemusatan Latihan Atlet
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Foto ilustrasi siswa sekolah. - Foto dibuat oleh AI Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati optimistis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026 dapat berlangsung lancar. Rencananya pendaftaran mulai dibuka 23 Juni hingga awal Juli 2025.
“Kami sudah lakukan sosialisasi, termasuk membagikan petunjuk teknis sebagai pedoman dalam penerimaan,” kata Nunuk saat dihubungi, Jumat (20/6/2025).
Menurut dia, persiapan tidak hanya dilakukan dengan menyosisalisasikan aturan dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, juga ada kesiapan dari sisi teknis, yakni salah satunya memastikan aplikasi dan server yang dipergunaakan dapat terakses dengan baik.
“Sudah kami persiapkan dan aman semuanya sehingga kami yakin SPMB Gunungkidul dapat berjalan lancar,” kata Nunuk.
Ditambahkannya, pendaftaran akan dimulau untuk jalur prestasi mulai 23-25 Juni 2025. Rencanya pengumuman penerimaan dari jalur ini dilaksanakan Kamis (26/6/2025).
Selanjutnya, proses penerimaan dilanjutkan untuk jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutase orang tua mulai 30 Juni sampai dengan 2 Juli 2025. “Daftar Ulang untuk semua jalur pendaftaran dilaksanakan pada 7-8 Juli 2025. Bagi calon siswa segera mendaftar setelah pendaftaran dibuka,” katanya.
Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Suhartati mengatakan, tahapan saat ini baru sebatas pembuatan akun pendaftaran bagi calon siswa yang berasal dari luar Gunungkidul. Pendaftaran ini berlangsung mulai 16-20 Juni 2025.
Rencananya pendaftaran melalui jalur prestasi berlangsung 23-25 Juni. Sedangkan untuk jalur afirmasi dan perpindahan orang tua mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2025.
“Pendaftaran dilakukan secara online dan mudah-mudahan semua dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Suhartati menambahkan, untuk SPMB Tahun Ajaran 2025-2026 memeroleh alokasi sebanyak 224 kursi. Rinciannya sebanyak 112 kursi untuk domisili, sebanyak 56 kursi dari jalur prestasi, afirmasi sebanyak 46 kursi dan mutasi orang tua sebanyak 11 kursi.
Menurut dia, didalam proses pendaftaran ini, calon siswa diminta menyiapkan sejumlah persyaratan yang harus diunggah ke aplikasi yang tersedia. Syarat tersebut di antaranya scan bukti pendaftaran, surat pertanggungjawaban mutral bermaterai oleh orang tua.
Selanjutnya, scan foto 3x4, akte kelahiran, kartu keluarga. Untuk kuota afirmasi juga ada bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu. “Bagi penyandang disabilitas juwa diwajibkan ada surat keterangan berkebutuhan khusus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Dekranasda Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar hingga mancanegara
Jadwal DAMRI dari YIA Rabu 16 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal SIM Sleman Rabu 16 September 2026 tersedia di STP AMPTA. Simak jadwal Satpas, MPP, SIM Keliling Malam dan Simmade.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)