Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi pekerja migran - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kalurahan Mulusan, Paliyan, Gunungkidul Slamet Nugraha akhirnya bisa dikebumikan di kampung halaman, Minggu (13/7/2025). Pihak keluarga mengucapkan terima kasih karena jenazah bisa dipulangkan, meski sempat tertahan di Taiwan.
Kerabat dari Slamet Nugraha, Marno mengatakan, jenazah tiba di rumah duka pada Minggu sekitar pukul 05.30 WIB. Tak berselang lama, langsung dikebumikan pada pukul 08.30 WIB.
“Meninggalnya sudah terjadi pada 21 Juni 2025 dan keluarga sangat mengharapkan kepulangan Slamet. Akhirnya kesampaian dan kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu,” kata Marno kepada wartawan, Minggu siang.
BACA JUGA: Camilan Tertentu Bisa Bikin Mimpi Buruk, Ini Ulasannya
Menurut dia, kepulangan Slamet ada kepastian setelah dilakukan otopsi dinyatakan selesai. Selain itu, juga ada andil dari majikan adiknya tersebut untuk bertanggungjawaban dalam hal pembiayaan.
“Hanya disebutkan sakit. Memang saat komunikasi terakhir sebelum meninggal, juga mengeluh tidak enak badan,” ungkap Marno.
Sebelumnya, Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Perindutrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Nanang Putranto mengatakan, jenazah PMI Slamet akan segera dipulangkan. Berdasarkan informasi yang diterima, jasad yang bersangkutan akan diberangkatkan dari Taiwan Sabtu (12/7/2025) ke tanah air.
“Kemungkinan sampai di Gunungkidul Minggu [11/7/2025]. Yang jelas, sekarang sudah dalam proses kepulangan,” kata Nanang, Jumat (11/7/2025).
Dia menejelaskan, proses kepulangan pertama dengan tujuan ke Jakarta. Kepulangan ini dibiayai oleh majikan yang bersangkutan.
“Nanti setelah dari Jakarta menuju Gunungkidul, proses kepulangan ditangani oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Jadi, keluarga menuggu di rumah saja dan tidak perlu ke Jakarta,” ungkapnya.
Nanang menambahkan, hasil otopsi diketahui Slamet meninggal karena sakit. Meski demikian, ia tidak tahu persis penyakit yang diderita karena tidak dijelaskan secara rinci tentang penyakitnya. “Yang jelas sakit, tapi sakit apa kurang paham,” katanya.
Sebelum dipulangkan, jasad Slamet sempat disemayamkan di Rumah Duka Taichung, Taipei, Taiwan selama beberapa hari. Ia dipastikan meninggal dunia pada Sabtu (21/6/2025).
“Untuk pemulangan, kami lakukan berbagai pihak yang berkepentingan. Sedangkan yang di Taiwan diurus oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia [KDEI] di Taipei,” katanya.
Nanang memastikan bahwa Slamet termasuk pekerja migran illegal. Kedatangannya menggunakan visa turis jenis Travel Authorization Certificate (TAC). “Jadi di sana [Taiwan] juga sering berpindah tempat kerja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.