Jumlah Warga Lansia Kota Jogja 16%, Aktivitas dan Kesehatan Jadi Perhatian
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Para siswaSekolah Rakyat Menengah Atas 20 Kabupaten Sleman memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan menjalani tes kebugaran dan tes kesehatan pada Senin (14/7/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA–Ratusan orang siswa mulai menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Atas 19 yang berlokasi di Sonosewu, Bantul. Dinas Sosial (Dinsos) DIY memastikan siswa akan menjalani MPLS selama dua bulan.
Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih menyampaikan MPLS selama dua bulan tersebut dilakukan agar siswa mengenal lingkungan sekolah secara mendalam. Menurutnya, siswa SR yang berasal dari sekolah reguler perlu menyesuaikan diri dengan pembelajaran yang ada di sekolah berasrama tersebut.
“Ini dari masa orientasi kan juga ada pendidikan karakter yang berjalan. Mereka ditanamkan kedisiplinan, [dan berupaya] mengenal dan menggali potensi mereka,” katanya di SR Atas 19, Sonosewu, Bantul, Senin (14/7/2025).
Dalam kurun waktu tersebut, siswa akan dikenalkan dengan kurikulum pembelajaran yang akan digunakan, aturan sekolah, guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah tersebut. Endang pun memastikan meskupun jangka waktu MPLS siswa tersebut lebih lama dibandingkan dengan siswa sekolah reguler, namun siswa SR tidak akan ketinggalan pelajaran.
Sementara Kepala Sekolah SR Atas 19, Agus Ristanto menuturkan mulai Senin (14/7/2025) siswa baru SR sudah menempati asrama yang ada. Dalam beberapa waktu ke depan, siswa baru akan menjalani MPLS. Setelah itu, siswa baru akan belajar dengan kurikulum yang telah dirancang.
“Kurikulum sudah siap, kurikulum perpaduan. Kami berkiblat pada kurikulum nasional yang dari Kemendikdasmen sembari [ditambah] pembelajaran untuk muatan karakter,” katanya.
Pada hari pertama MPLS, pihaknya menggelar pemeriksaan kesehatan bagi siswa baru. Beberapa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan antara lain pencatatan tinggi badan, berat badan, pemeriksaan tensi, pendengaran, dan penglihatan. Bagi siswa yang mengalami masalah kesehatan maka akan dirujuk untuk memeriksakan diri di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) masing-masing.
Nantinya, siswa baru akan diberikan fasilitas antara lain seragam, makanan, peralatan sekolah, dan perangkat digital untuk menunjang pembelajaran. Dia memperkirakan alokasi APBN yang diperlukan mencapai Rp48 juta per siswa per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.