Advertisement
3.400 Warga Minggat dari Kulonprogo Sepanjang 2024, Ternyata Ini Penyebabnya
Peta Kulonprogo - ist - Reasearch Gate
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ribuan penduduk minggat dari Kabupaten Kulonprogo sepanjang 2024 dengan berbagai alasan. Kendati begitu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo mengklaim angka tersebut masih terbilang minim. Lantaran angkanya masih di bawah lima ribuan.
Kepala Disdukcapil Kulonprogo, Aspiyah mengatakan, angka penduduk yang ke angkat kaki dari bumi binangun sepanjang 2024 mencapai 3.481 penduduk. Sedangkan penduduk yang masuk bermukim ke Kulonprogo hanya 2.721 penduduk. "Jumlah tersebut tidak terlalu banyak dan tidak berpengaruh terhadap sektor lainnya," katanya, Minggu (20/7/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Badan Geologi Imbau Masyaraat Sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki Tetap Waspada
Jumlah pindah penduduk keluar dari Kulonprogo tersebut terjadi di 12 kapanewon yang ada. Jumlahnya yang hanya 3 ribuan penduduk sehingga tiap kapanewon hanya ratusan yang minggat. Jumlahnya mulai dari 100 hingga paling banyak 400 penduduk yang memutuskan pergi meninggalkan Kulonprogo.
"Wates dan Pengasih menjadi penyumbang terbanya pindah penduduk dari Kulonprogo mencapai 400-an," katanya.
Aspiyah menjelaskan, data tersebut terdapat dari pergerakan 2024 karena untuk 2025 belum bisa dianalisa jumlahnya. Penyebabnya karena memang rekapan pindah dan masuk penduduk diketahui ketika tahun sudah berakhir.
Menurutnya, alasan minggat dari Kulonprogo yang dilakukan oleh sejumlah penduduk dipengaruhi beberapa faktor. "Alasannya karena pendidikan, pekerjaan dan keluarga untuk yang pindah dan masuk Kulonprogo," ucapnya.
BACA JUGA: Waspada! Marak Penipuan Berkedok Layanan Customer Service Palsu
Perpindahan tersebut tentu tidak terlalu berpengaruh mengurangi jumlah penduduk Kulonprogo. Jumlah penduduk Kulonprogo sekarang mencapai 444.994 jiwa berdasar data 2024 semester kedua. Aspiyah mengungkapkan, untuk layanan pindah penduduk ke luar atau masuk Kulonprogo sekarang sudah bisa dilakukan secara online.
Menurutnya, itu sebagai upaya memudahkan administratif sehingga lebih efisien dan efektif secara waktu. Dia menegaskan, perpindahan penduduk yang ke luar bersifat dinamis tidak bisa dipengaruhi oleh satu faktor saja. "Bisa online lewat aplikasi layanan administrasi kependudukan online Kulonprogo atau dikenal LakonKu," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement








