18 Guru Kulonprogo Mundur, Gaji Minim Pilih Kerja di SPPG
Sebanyak 18 guru Kulonprogo mundur saat proses JLOP. Gaji minim diduga jadi penyebab, memperparah kekurangan tenaga pendidik.
Peta Kulonprogo - ist/Reasearch Gate
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ribuan penduduk minggat dari Kabupaten Kulonprogo sepanjang 2024 dengan berbagai alasan. Kendati begitu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo mengklaim angka tersebut masih terbilang minim. Lantaran angkanya masih di bawah lima ribuan.
Kepala Disdukcapil Kulonprogo, Aspiyah mengatakan, angka penduduk yang ke angkat kaki dari bumi binangun sepanjang 2024 mencapai 3.481 penduduk. Sedangkan penduduk yang masuk bermukim ke Kulonprogo hanya 2.721 penduduk. "Jumlah tersebut tidak terlalu banyak dan tidak berpengaruh terhadap sektor lainnya," katanya, Minggu (20/7/2025).
BACA JUGA: Badan Geologi Imbau Masyaraat Sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki Tetap Waspada
Jumlah pindah penduduk keluar dari Kulonprogo tersebut terjadi di 12 kapanewon yang ada. Jumlahnya yang hanya 3 ribuan penduduk sehingga tiap kapanewon hanya ratusan yang minggat. Jumlahnya mulai dari 100 hingga paling banyak 400 penduduk yang memutuskan pergi meninggalkan Kulonprogo.
"Wates dan Pengasih menjadi penyumbang terbanya pindah penduduk dari Kulonprogo mencapai 400-an," katanya.
Aspiyah menjelaskan, data tersebut terdapat dari pergerakan 2024 karena untuk 2025 belum bisa dianalisa jumlahnya. Penyebabnya karena memang rekapan pindah dan masuk penduduk diketahui ketika tahun sudah berakhir.
Menurutnya, alasan minggat dari Kulonprogo yang dilakukan oleh sejumlah penduduk dipengaruhi beberapa faktor. "Alasannya karena pendidikan, pekerjaan dan keluarga untuk yang pindah dan masuk Kulonprogo," ucapnya.
BACA JUGA: Waspada! Marak Penipuan Berkedok Layanan Customer Service Palsu
Perpindahan tersebut tentu tidak terlalu berpengaruh mengurangi jumlah penduduk Kulonprogo. Jumlah penduduk Kulonprogo sekarang mencapai 444.994 jiwa berdasar data 2024 semester kedua. Aspiyah mengungkapkan, untuk layanan pindah penduduk ke luar atau masuk Kulonprogo sekarang sudah bisa dilakukan secara online.
Menurutnya, itu sebagai upaya memudahkan administratif sehingga lebih efisien dan efektif secara waktu. Dia menegaskan, perpindahan penduduk yang ke luar bersifat dinamis tidak bisa dipengaruhi oleh satu faktor saja. "Bisa online lewat aplikasi layanan administrasi kependudukan online Kulonprogo atau dikenal LakonKu," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 guru Kulonprogo mundur saat proses JLOP. Gaji minim diduga jadi penyebab, memperparah kekurangan tenaga pendidik.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.