Permintaan Besek Kurban di Bantul Melonjak, Perajin Kewalahan
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Dokter. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–RSUP Dr Sardjito berupaya menghadirkan pengobatan regeneratif nasional lewat pengembangan terapi stem cell atau sel punca.
Terapi ini dinilai menjanjikan dalam memperbaiki berbagai kondisi medis kronis seperti osteoarthritis, diabetes, stroke, hingga layanan estetika, meski masih membutuhkan edukasi publik dan penerapan hati-hati.
Pakar stem cell RSUP Dr Sardjito, dr. Rusdy Ghazali Malueka menjelaskan, stem cell adalah sel induk yang mampu memperbaiki jaringan tubuh rusak akibat penyakit, cedera, atau penuaan. “Mereka merupakan sistem perbaikan alami tubuh,” katanya belum lama ini.
Menurutnya, di Sardjito Stem Cell and Regenerative Center, terapi dilakukan secara aman dan bertarget menggunakan sel punca dari tali pusat, sumsum tulang, serta sekretom. Namun ia menyoroti maraknya promosi terapi yang tidak transparan. “Pasien berhak tahu asal dan jenis stem cell yang digunakan,” ujarnya.
Stem cell dewasa yang digunakan untuk terapi berasal dari jaringan tubuh seperti darah, lemak, dan tali pusat. Sedangkan jenis embrionik dan dari hewan atau tumbuhan tidak digunakan karena alasan etika dan keamanan.
Terapi ini telah diterapkan untuk menangani penyakit degeneratif, autoimun, hingga perawatan estetika seperti rejuvenasi kulit dan rambut rontok. Meski begitu, dr. Rusdy menekankan bahwa efektivitasnya sangat tergantung pada kondisi masing-masing pasien.
Prosedur pemberian stem cell dilakukan melalui injeksi atau infus dan umumnya menunjukkan hasil positif dalam tiga hingga enam bulan. Efek samping ringan bisa terjadi, tapi kasus serius dapat diminimalkan dengan prosedur medis yang tepat.
“Tidak ada batasan usia, tapi persiapan seperti menghentikan obat tertentu mungkin diperlukan,” ujarnya.
Meski belum menjanjikan kesembuhan total, riset menunjukkan hasil signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Terapi ini telah memiliki payung hukum melalui Peraturan Menteri Kesehatan dan diharapkan makin berkembang dengan dukungan regulasi dan edukasi yang kuat.
“Dengan pengawasan ketat dan informasi yang benar, terapi ini bisa menjadi harapan baru bagi banyak pasien,” tutup dr. Rusdy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.
PDHI dan AFKHI gelar safari nasional sosialisasi RUU Kedokteran Hewan, dorong regulasi komprehensif berbasis One Health.
Menkeu Purbaya optimistis target pendapatan negara 2026 tercapai. Coretax dan AI dorong kinerja pajak dan bea cukai meningkat.
Stadion Kansas City jadi venue penting Piala Dunia 2026. Simak jadwal lengkap fase grup hingga perempat final.