Nasib Kalibiru Kulonprogo, Spot Wisata Viral yang Kini Terpuruk
Kalibiru Kulonprogo kini sepi pengunjung. Dari puluhan ribu wisatawan per bulan, kini hanya sekitar 100 orang. Pengelola bahkan menjual aset.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seluruh Ulu-Ulu di Kabupaten Kulonprogo dikumpulkan untuk mendapat coaching clinic anti korupsi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ), Senin (4/8/2025). Ulu-ulu merupakan pembantu lurah bidang pembangunan dan kemakmuran masyarakat kalurahan. Setiap tahunnya selalu mengelola dana besar untuk pelaksanaan program pemerintah.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko menegaskan, kegiatan semacam ini bukan hanya sekadar pelatihan teknis saja. Melainkan sebagai komitmen untuk mendorong pemerintahan kalurahan yang bersih, berintegritas dan akuntabel. Apalagi menurutnya ulu-ulu pejabat teknis kalurahan yang memegang peran penting dan strategis.
BACA JUGA: Ini Hasil Identifikasi Mayat Misterius di Pantai Krakal Gunungkidul
"Ulu-ulu bukan hanya tukang proyek tetapi juga sebagai penjamin bahwa proses pembangunan fisik dan pengadaan berjalan transparan dan akuntabel," katanya, Senin (4/8/2025).
Dia menilai, upaya semacam ini juga menjadi ujung tombak penanggulangan tindakan korupsi. Pemberantasan tindakan korupsi tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum saja. Melainkan komitmen bersih dan akuntabel dari lingkup terkecil di kalurahan pun dapat membersihkan perilaku koruptor.
Inspektur Daerah Kulonprogo, Arif Prastowo menjelaskan dipilihnya Ulu-ulu yang mendapat pemaparan karena perannya penting di kalurahan dalam bidang pembangunan dan kemakmuran. Menurutnya, ulu-ulu memegang kunci dalam pelaksanaan dan koordinator kegiatan fisik mulai dari perencanaan sampai pengendalian.
"Kami merasa bertanggung jawab memberi bekal para ulu-ulu dalam PBJ karena sangat krusial lantaran hampir separuh anggaran kalurahan untuk kepentingan fisik," ujarnya.
Arif membeberkan, rata-rata pengelolaan anggaran kalurahan senilai Rp600 juta sampai Rp700 juta untuk kegiatan fisik. Diharapkan dengan coaching clinic ini ulu-ulu dapat mampu mengelola anggaran dengan tepat, efektif dan efisien untuk output atau hasil yang baik.
BACA JUGA: DPRD: Kulonprogo Perlu Kembangkan Ekonomi di Sektor Utara
Arif mengingatkan, coaching clinic ini menjadi penting agar ulu-ulu dapat memahami mekanisme dan regulasi terkait PBJ sesuai ketentuan yang berlaku. "Betul-betul tepat tidak ada biaya anggaran yang muspro atau sia-sia sehingga penggunaannya harus sesuai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalibiru Kulonprogo kini sepi pengunjung. Dari puluhan ribu wisatawan per bulan, kini hanya sekitar 100 orang. Pengelola bahkan menjual aset.
Iran akan menetapkan zona maritim terbatas baru di luar Selat Hormuz. Kapal yang masuk kawasan tersebut akan dimasukkan daftar sanksi.
DPRD Kota Jogja menyoroti biaya listrik dan pemeliharaan balai RW yang masih ditanggung warga secara swadaya dan meminta Pemkot turun tangan.
BMKG menyebut abu vulkanis Anak Krakatau berpotensi bergerak ke Jawa tergantung perubahan arah dan kecepatan angin.
BGN menyesuaikan sementara pelaksanaan MBG di wilayah terdampak erupsi Anak Krakatau seiring penerapan PJJ mulai 7 September 2026.
YIA tetap beroperasi normal meski 30 penerbangan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta.