Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Para peserta mengikuti kegiatan sosialisasi Program Mas Jos di Kelurahan Wirobrajan, Selasa (5/8/2025). /istimewa-Wirobrajan.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Wirobrajan turut mendukung program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) sebagai upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dalam program ini, warga diminta aktif berperan dalam mengelola sampah masing-masing.
Untuk menggencarkan program ini, Kelurahan Wirobrajan telah menggelar sosialisasi Mas Jos di gedung Serbaguna Kelurahan Wirobrajan, pada Selasa (5/8/2025) lalu. Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, kegiatan ini merupakan komitmen memperkuat kesadaran warga dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Program Mas Jos merupakan gerakan pengelolaan sampah dengan pendekatan aksi nyata dan partisipatif, yang bertujuan untuk pertama, mendorong aksi pengelolaan sampah secara nyata dan berkesinambungan di masyarakat.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini: Kota Jogja, Sleman dan Kulonprogo Hujan Ringan
Kedua, meningkatkan peran aktif warga dalam mengurangi timbulan sampah dan melakukan pemilahan sampah secara tepat sejak dari sumbernya. Lurah Wirobrajan, Sri Suwardani, menyampaikan bahwa permasalahan sampah bukan semata-mata urusan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya program Mas Jos ini, setiap warga Keluragan Wirobrajan bisa menjadi bagian dari solusi. Pengelolaan sampah berbasis kampung harus menjadi budaya baru masyarakat kita,” katanya dikutip Senin (11/8/2025).
Kegiatan diisi oleh narasumber dengan latar belakang yang beragam seperti TP PKK Pokja 3 Kota Jogja yang membawakan materi tentang peran keluarga dan kader PKK dalam pembiasaan pengelolaan sampah rumah tangga.
BACA JUGA: 4 Penyu Ditemukan Mati dalam 2 Pekan di Pantai Gunungkidul
Kemudian komunitas lingkungan kreatif yang menyampaikan inspirasi tentang pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi dan seni. Lalu Mataram Content Creator memotivasi peserta tentang pentingnya peran media sosial dalam kampanye sadar lingkungan, serta bagaimana warga bisa ikut menyebarkan konten edukatif bertema pengelolaan sampah.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Wirobrajan menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program strategis Kota Jogja menuju pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan, partisipatif, dan berkelanjutan. Sosialisasi ini diharapkan menjadi awal dari gerakan kolektif warga Wirobrajan dalam mengubah pola pikir ‘buang sampah’ menjadi ‘olah sampah’.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.