DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Dua petugas SAR sedang melakukan evakuasi terhadap bangkai penyu yang ditemukan di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Foto diambil 2 Agustus 2025. /Istimewa Satlinmas Rescue Istimewa di Pantai Baron.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul mencatat ada empat ekor penyu mati yang ditemukan di kawasan pantai. Temuan ini terjadi dalam rentang waktu kurang dari dua minggu.
Temuan pertama terjadi di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari pada Sabtu (2/8/2025). Saat itu, ditemukan dua bangkai penyu sekaligus.
Satu penyu dengan berat sekitar 25 kilogram dan satunya lebih besar karena memiliki bobot sekitar 80 kilogram. Adapun temuan ketiga terjadi pada Minggu (10/8/2025) di Pantai Watukodok dengan ukuran sekitar sepuluh kilogram.
BACA JUGA: Pekerja Urban di Jakarta Terhimpit Masalah Perumahan
Sehari kemudian di Pantai Watukodok kembali ditemukan bangkai penyu pada Senin (11/8/2025). Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Wahid Supriyadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan empat penyu yang mati di kawasan pantai, tepatnya di Watukodok dan Sepanjang.
“Ada empat bangkai yang ditemukan dalam kurun waktu kurang dari dua minggu,” kata Wahid, Senin siang.
Ia mengakui tidak tahu persis kenapa ada temuan penyu=pentu mati dalam waktu yang hampir berdekatan. Meski demikian, Wahid menduga ada kaintannya dengan fenomena gelombang tinggi yang terjadi akhir-akhir ini.
Kuatnya arus diperkirakan membuat penyu-penyu ini terdampar dan terbentur karang hingga akhirnya mati. Adapun dugaan lain penyebab penyu terdampar karena terkontaminasi dengan polutan plastic sehingga menjadi sumber kematian.
“Masalah penyu kewenangan berada di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dan UPT Loka Pengelola Sumber Daya Pesisir dan Laut di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sedangkan kami, sifatnya membantu dan memfasilitasi,” katanya.
BACA JUGA: Triwulan II 2025, Investasi Masuk Kulonprogo Mencapai Rp52 Miliar
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, sudah melakukan evakuasi terhadap bangkai penyu yang ditemukan. Meski demikian, untuk dua temuan terbaru belum diketahui pasti jenis dari penyu tersebut.
“Berhubung sudah menimbulkan bau tidak sedap, maka langsung dikuburkan. Memang akhir-akhir ini ada temuan penyu yang terdampar dan mati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin membahas pendampingan hukum dan pengawasan tata kelola program MBG.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.