DPRD Jogja Dorong Cagar Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kemantren
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Ilustrasi waste to energy, atau sampah jadi energi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Demangan, Gondokusuman mengolah sampah organik dan anorganik melalui bank sampah. Bank Sampah di wilayah tersebut kini telah mampu mengolah sampah dengan berbagai metode.
Kepala Jawatan Kemakmuran Kemantren Gondokusuman, Ibu Eny Puspita menuturkan ada berbagai metode untuk mengolah sampah organik dan anorganik yang digelar di Demangan.
Adapun sampah anorganik, warga menyalurkannya melalui Bank Sampah. Di sana ada penimbangan sampah secara rutin yang digelar warga di setiap Rukun Warga (RW).
BACA JUGA: Jakarta Mulai Normal, Warga Padati CFD Sudirman
Pihaknya secara rutin menyambangi bank sampah yang ada di setiap wilayah untuk memantau upaya pengelolaan sampah di setiap wilayah.
"Kegiatan sambang bank sampah dilakukan untuk saling mensharingkan pengalaman [pengelolaan sampah] antar bank sampah, permasalahan dan kendala yang dihadapi," katanya, Kamis (28/8/2025).
Dari pertemuan tersebut, menurutnya warga dapat bertukar informasi untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di setiap wilayah.
Selain itu pengolahan sampah secara organik yang dilakukan warga dengan menggunakan maggot. Di sana, sampah organik digunakan sebagai makanan untuk budidaya maggot. Kemudian, di sana dilakukan budidaya maggot dari telur hingga menetas menjadi larva.
"Harapannya ini dapat membantu mengatasi sampah sejak dari sumbernya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Jadwal MotoGP San Marino 2026 lengkap 11-13 September. Simak jadwal latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga Grand Prix dalam WIB.
Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang diperkuat pemain diaspora dari Eropa.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.