Pemkab Kulonprogo Rotasi Pejabat, Susilaningsih Jadi Direktur RSUD Wates
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO--Tiga organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo tidak memiliki pimpinan definitif.
Ketiganya yakni Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud), Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ketiganya kosong lantaran pejabatnya pensiun sehingga sekarang dijabat pelaksana tugas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Triyono mengatakan pengisian ketiganya bisa dilakukan melalui skema open biding atau mutasi jabatan. Untuk mutasi jabatan nantinya berdasarkan penunjukan Bupati sedangkan open biding bisa saja melalui seleksi terbuka. "Belum tau nanti diisi mutasi atau open biding itu keputusan dari kepala daerah," jelasnya, Minggu (31/8/2025).
BACA JUGA: Jadwal Prameks Hari Ini
Selain ketiga OPD tersebut ada juga jabatan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang belum memiliki pejabat definitif. Kepala kedua OPD tersebut masih diisi oleh pelaksana tugas. Namun bedanya kedua OPD sudah melakukan seleksi terbuka sejak awal Agustus silam.
Tetapi memang sampai sekarang belum menemukan sosok definitifnya. "Kami panitia seleksi sudah memberikan tiga besar calon kuat untuk BPBD dan Kesbangpol untuk dipilih Bupati tetapi sampai sekarang belum ada yang ditentukan," lanjut Triyono. Dia tidak bisa memastikan kapan waktunya Kepala BPBD dan Kesbangpol definitif terpilih lantaran itu menjadi kewenangan Bupati.
Sifatnya sekarang hanya bisa menunggu hasil dari pilihan orang nomor satu di Kulonprogo. "Jika Pak Bupati sudah memutuskan siapa yang dipilih, baru kami jadwalkan pelantikannya," tegasnya. Selain Bupati, seleksi terakhir untuk pengisian BPBD dan Kesbangpol juga dilakukan oleh Wakil Bupati. Nantinya Bupati dan Wakil Bupati yang menentukan sosok yang tepat.
Dimintai keterangan mengenai hal tersebut, Wabup Kulonprogo, Ambar Purwoko memastikan akan memilih sosok yang profesional. Nantinya akan dilakukan wawancara sebagai bahan pertimabangan memilihnya. "Nanti akan kami umumkan yang terpilih secara profesional saat ini masih fokus menjaga kondusifitas keamanan Kulonprogo terlebih dahulu," jelasnya.
Adapun daftar tiga besar untuk mengisi jabatan Kepala BPBD Kulonprogo sebagai berikut:
Daftar tiga besar untuk mengisi jabatan Kepala Badan Kesbangpol Kulonprogo sebagai berikut:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.