Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY Umaruddin Masdar dan rombongan saat mengunjungi rumah duka mahasiswa Amikom Jogja yang meninggal dunia saat unjuk rasa di sekitar Mapolda DIY beberapa waktu lalu./ Antara
Harianjogja.com, JOGJA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY Umaruddin Masdar mengunjungi rumah duka Rheza Sendy Pratama, mahasiswa Amikom Jogja yang meninggal dunia saat unjuk rasa di sekitar Mapolda DIY beberapa waktu lalu.
"Alhamdulillah bisa takziah dan silaturahim di rumah duka almarhum Rheza Sendy Pratama, mahasiswa Amikom Yogyakarta yang meninggal dunia saat ikut unjuk rasa," kata Umaruddin Masdar dalam keterangannya, Selasa.
Dalam kunjungannya tersebut, Wakil Ketua DPRD DIY juga menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada orang tua almarhum Rheza. Selain itu juga memberikan santunan kepada keluarga almarhum.
Orang tua almarhum Rheza, Pak Yoyon Surono saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD DIY didampingi istri. Mahasiswa Amikom tersebut merupakan kakak dari seorang adik yang masih menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Kami mendoakan semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran, tetap dalam iman," kata dia.
BACA JUGA: Kapolda DIY Masih Dalami Kematian Mahasiswa Amikom Reza Sendy
Dalam kasus meninggalnya Rheza tersebut, orang tua tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah anaknya. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DIY mengaku tersentuh.
"Sangat 'trenyuh' ketika Pak Yoyon menyampaikan menolak anaknya diautopsi untuk kebaikan keluarga dan kebaikan bangsa secara luas," katanya.
Dalam kunjungannya tersebut, Umaruddin bersama rombongan melakukan doa bersama untuk almarhum, dan di tengah tengah doa tersebut, Pak Yoyon dan istrinya tidak kuasa meneteskan air mata.
"Air mata saya pun ikut menetes. Ya Allah husnul khatimah untuk Rezha, Lahul Fatihah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.