27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur Nataru, Jumat (29/12/2023). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan menggelar Malioboro full pedestrian selama 24 jam pada 7 Oktober 2025. Konsep tersebut akan dilakukan sebagai langkah untuk mendukung kenyamanan wisatawan di kawasan tersebut.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menyebut penerapan Malioboro full pedestrian pada tanggal tersebut sebagai momen uji coba. Selanjutnya, Pemkot Jogja akan melakukan evaluasi terhadap penerapan konsep tersebut. Ketika penerapan konsep tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, maka Pemkot Jogja akan menerapkannya secara rutin pada waktu mendatang.
“Sebagai suatu uji coba full pedestrian itu, tetapi kita tidak ingin membuat atraksi yang heboh. Alokasi anggaran di sana untuk layanan publik, disitu nanti ada kompetisi untuk lomba layanan publik yang ada,” katanya Kamis (25/9/2025).
Diketahui pada 7 Oktober 2025 merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jogja. Dalam penyelenggaraan peringatan HUT Kota Jogja tersebut, Hasto menyebut tidak akan ada perayaan yang bersifat atraksi dengan menelan anggaran yang tinggi. Menurutnya, pihaknya justru mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menggagas program unggulan untuk mengatasi berbagai masalah yang masih terjadi di Kota Jogja hingga saat ini.
Nantinya menurut Hasto, program kerja tersebut akan ditampilkan dan diberi penilaian pada momen peringatan HUT Kota Jogja tersebut.
Sementara Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan menyebut penerapan Malioboro full pedestrian tersebut rencananya akan digelar secara rutin.
“Konsep ini akan diterapkan secara rutin setiap bulan, bahkan bisa berlanjut hingga mingguan,” katanya.
BACA JUGA: 7 Hari Pasar Kangen 2025, Omzet Tembus Rp5,4 Miliar
Sementara Ketua DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardiyanto menuturkan pihaknya mendukung program Pemkot Jogja untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Menurutnya, kenyamanan wisatawan menjadi kunci untuk peningkatan kunjungan wisata ke Kota Jogja.
“Kualitas pelayanan yang baik akan membuat wisatawan ingin kembali lagi, sekaligus memperkuat citra Kota Jogja sebagai destinasi wisata unggulan,” katanya. (Stefani Yulindriani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.