Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej atmemberikan piagam Kawwasan Karya Cipta kepada Sri Sultan HB X di Pagelaran Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat, Jumat (26/9/2025) malam. /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat menerima piagam Penetapan Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual 2025 untuk Kartegiri Kawasan Karya Cipta. Piagam ini menegaskan Kraton sebagai pusat kebudayaan dan warisan leluhur memiliki peran strategis dalam pengembangan seni dan budaya tradisional sebagai identitas bangsa.
Piagam ini diserahkan oleh Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej atau yang biasa disapa Eddy Hiariej kepada Sri Sultan HB X di Pagelaran Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat, Jumat (26/9/2025) malam, bersamaan dengan pembukaan pameran Pangastho Aji, Laku Sultan Kedelapan.
BACA JUGA: Pejalan Kaki Lansia Alami Luka Berat Akibat Tabrakan di Pleret
Eddy menjelaskan pencanangan Piagam Kawasan Karya Cipta ini mempunyai tujuan untuk mengoptimalisasi potensi kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kementerian Hukum berkomitmen kuat untuk mendorong dan memfasilitasi perlindungan kekayaan intelektual bagi karya cipta dan karya budaya tradisional yang menjadi pusaka bersama.
“Hal ini sejalan dengan upaya kita untuk membangun daya saing bangsa melalui penguatan kreativitas dan inovasi yang berbasis kearifan lokal. Penyerahan Piagam Kawasan Karya Cipta ini merupakan momentum penting dalam upaya perlindungan dan pelesatarian kekayaan intelektual khususnya dalam bidang karya cipta,” ujarnya.
Kraton sebagai pusat kebudayaan dan warisan leluhur memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan seni serta budaya tradisional yang menjadii identitas bangsa. “Kraton tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun temurun tapi juga entitas dinamis yang terus menginspirasi dan memberikan manfaat nyata,” katanya.
Atas nama Kementerian Hukum ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas peran serta Kraton dalam menjaga dan melindugi karya kekayaan intelektual. “Kami berharap dengan diberikan Piagam Kawasan Karya Cipta ini menguatkan ekosistem kekayaan intelektual secara berkesinambungan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Jojo Melaju ke Final BWF World Tour Super 500 Korea Open 2025
Sri Sultan HB X, mengapresiasi Kementerian Hukum yang telah memberikan Piagam Kawasan Karya Cipta kepada Kraton. “Kraton dan sumbu imajiner yang sudah diakui UNESCO menjadi satu kelesatarian yang perlu dijaga kelestariannya dan dipahami oleh seluruh rakyat Jogja,” katanya.
Piagam ini menurutnya merupakan peneguhan bahwa karya budaya adalah suluh peradaban. “Ia harus terus dijaga, dipelihara dan ditumbuhkan demi kemuliaan bangsa serta sebesar besarnya kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Guru Besar UMY menilai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus dilakukan dengan membangun ekosistem perlindungan yang menyeluruh.
Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Mahanani Hanifah lolos Paskibraka Nasional 2026 mewakili DIY setelah melewati seleksi berjenjang.
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.