Ganti Rugi Tol Jogja-YIA Cair Rp131 M, Warga Segera Kosongkan Lahan
UGR Tol Jogja-YIA tahap ke-55 senilai Rp131 miliar mulai dicairkan. BPN Kulonprogo meminta penerima segera mengosongkan lahan.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kulonprogo sudah memilih lima KK yang akan berangkat transmigrasi. Direncanakan para calon transmigran (Catrans) itu akan berangkat pada Desember 2025. Adapun daerah transmigrasi yang dituju yakni Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
BACA JUGA: Bus Inklusif di Kulonprogo Layani Dua Rute
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Transmigrasi Disnaker Kulonprogo, Farida Ariyani mengatakan lima KK Catrans itu tepatnya akan memulai hidup baru di Torire, Kecamatan Lore Tengah, Poso. Menurutnya, para Catrans diberangkatkan pada Desember nanti sesuai dengan perencanaan dari Kementerian Transmigrasi. "Lima KK itu yang terpilih sesuai seleksi beberapa waktu lalu," katanya, Selasa (30/9/2025).
Farida menjelaskan, kini lima KK Catrans tersebut sedang melakoni pelatihan transmigrasi. Pelatihan tersebut diadakan di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Kementerian Transmigrasi yang berlokasi di Sleman. Pelatihan dimulai sejak awal pekan ini dan akan rampung pada Jumat (3/10/2025).
"Pelatihannya tentang banyak aspek terutama ilmu-ilmu pertanian dan perkebunan yang peruntukannya seperti kopi, duren, cokelat, jagung dan sayuran," imbuhnya.
Nantinya selesai pelatihan para Catrans tinggal menunggu waktu keberangkatan saja menuju tujuan transmigrasi di Poso yang tentunya ditanggung pemerintah. Sementara itu, Kepala Disnaker Kulonprogo, Bambang Sutrisna menambahkan, para Catrans ini nantinya mendapat sejumlah fasilitas setibanya di Lore Tengah, Poso. Di antaranya seperti lahan pekarangan dan rumah tipe 36 dengan total luas sekitar 0,1 hektare.
"Termasuk nantinya mendapatkan lahan usaha yang diberikan secara bertahap," ujar pria yang akrab disapa Bamsut ini.
Bamsut membeberkan, lahan usaha yang diberikan nantinya berjumlah dua bidang. Satu bidang lahan usaha seluas 0,9 hektare dan satu bidang lagi luasnya satu hektare. Lahan usaha yang diberikan tersebut nantinya yang digunakan para Catrans untuk mengolah pertanian yang sedang dilatih saat ini di BBPPMT Kementrans di Sleman.
"Baik rumah atau lahan usaha diberikan kepada Catrans gratis sebagai fasilitas transmigrasi dengan status kepemilikannya nanti secara bertahap menjadi hak milik," tuturnya.
Bamsut menuturkan, Catrans Kulonprogo berganti tujuan ke Poso setelah awalnya direncanakan ke Kabupaten Sukamara. Menurutnya pergantian tersebut menjadi keputusan dari pusat dan para Catrans tidak mempersoalkannya.
Dia mengimbau agar para Catrans tidak home sick atau selalu ingin pulang ketika nantinya sudah berangkat transmigrasi ke Poso. "Pantang mudik sebelum sukses," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGR Tol Jogja-YIA tahap ke-55 senilai Rp131 miliar mulai dicairkan. BPN Kulonprogo meminta penerima segera mengosongkan lahan.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.