Pencari Kerja Usia Matang Mendominasi Pengangguran Jogja
Pengangguran Kota Jogja didominasi usia di atas 35 tahun. Dinsosnakertrans memperluas peluang kerja nonformal dan kewirausahaan bagi warga.
Foto ilustrasi pemilahan sampah botol plastik - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Gunungketur, Kemantren Pakualaman, telah menerapkan sistem pemilahan dan pengelolaan sampah mulai dari tingkat rumah tangga. Metode tersebut dinilai mampu menurunkan volume sampah di Gunungketur.
Lurah Gunungketur, Sunarni, menuturkan sampah di wilayahnya menjalani proses pemilahan sebelum dibuang ke depo sampah.
Proses dimulai sejak sampah dipilah oleh warga di rumah masing-masing. Kemudian, transporter menjemput sampah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Saat ini Gunungketur memiliki delapan penggerobak yang tersebar di seluruh RW.
“Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dibawa ke Kantor Kelurahan. Di sinilah proses penimbangan pertama dilakukan oleh juru pemilahan sampah (jumilah),” katanya, Jumat (3/10/2025).
Selanjutnya, jumilah mencatat total volume sampah harian. Data tersebut digunakan untuk memantau jumlah sampah yang dihasilkan sekaligus bahan evaluasi program.
Setelah proses awal selesai, sampah dimasukkan ke dalam dump truck dan dibawa ke titik transit di depo sampah. Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja melakukan penimbangan ulang di sana.
“Tujuannya bukan sekadar mencatat ulang berat, tetapi untuk memastikan data yang masuk ke sistem pengolahan kota benar-benar akurat,” ujarnya.
Setelah itu, sampah dikirim ke UPS Sitimulyo. Di sana, sampah organik dan anorganik kembali dipilah. Sampah organik dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik diolah menggunakan mesin pengolahan yang tersedia.
“Dengan sistem ini, tidak hanya kebersihan lingkungan yang terjaga, tetapi juga semangat kolaborasi antarwarga,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengangguran Kota Jogja didominasi usia di atas 35 tahun. Dinsosnakertrans memperluas peluang kerja nonformal dan kewirausahaan bagi warga.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.