Bulan Dana PMI Gunungkidul 2026 Targetkan Rp600 Juta untuk Aksi Sosial
PMI Gunungkidul menargetkan donasi Rp600 juta dalam Bulan Dana PMI 2026 untuk mendukung donor darah, kebencanaan, dan berbagai aksi sosial.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul mencatat masih ada dua kalurahan yang belum mencairkan dana desa termin II (kedua). Permasalahan aplikasi dalam pencairan membuat pagu tersebut belum bisa dicairkan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, DPMKP2KB Gunungkidul, Khoiru Rahmat mengatakan, belum semua kalurahan mencairkan dana desa termin kedua. Dua kalurahan yang belum mencairkan adalah Bohol di Kapanewon Rongkop dan Kalurahan Serut, Gedangsari.
Meski demikian, ia mengakui masalah pencairan bukan terletak pada penyerapan anggaran di kedua kalurahan. Sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor: S-9/MK/PK/2025 tentang Penyaluran Dana Desa Tahap Kedua, maka setiap kalurahan diwajibkan membentuk koperasi merah putih sebagai syarat pencairan. Di sisi lain, pengajuan pencairan di tahap terakhir diwajibkan menyertakan laporan realisasi penyerapan dana desa termin pertama.
Untuk bisa mencairkan termin kedua, penyerapan termin pertama paling sedikit 60% dan rata-rata capaian keluaran menunjukkan paling rendah sebesar 40%. Khoiru tidak menampik, kedua kalurahan sudah memenuhi syarat pencairan dan sudah mengurus pencairan termin kedua.
Hanya saja, lanjut dia, dikarenakan adanya masalah di aplikasi OMSPAN milik Kementerian Keuangan, maka proses pencairan jadi terkendala. “Sistem eror sejak 18 September lalu. Hingga sekarang masih dalam proses perbaikan. Dampaknya, kedua kalurahan urung bisa mencairkan, meski telah mengurusnya,” katanya, Rabu (8/10/2025).
Dia menjelaskan, total pagu anggaran dana desa di Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp168.808.759.000. Tahap pertama sudah dicairkan sebesar Rp99.683.395.526. “Yang sudah cair di tahap kedua pagunya Rp68.354.761.874. adapun kekurangan Rp770.601.600 untuk alokasi milik Kalurahan Bohol dan Serut,” katanya.
Carik Serut Gedangsari, Nuri Khasanan saat dikonfirmasi memberkan, kalurahannya menjadi salah satu wilayah yang belum mencairkan dana desa termin kedua. Total pagu diberikan tahun ini sebesar Rp1,1 miliar dan tersalurkan Rp711 juta.
Menurut dia, proses pencairan termin kedua agak terhambat karena ada sedikit kendala dalam perencanaan. Namun, setelah berbagai persyaratan pencairan termin kedua terpenuhi dan dilakukan pengurusan, muncul kendala baru di sistem sehingga sisa dana desa yang dimiliki belum dicairkan.
“Sudah kami urus dan sudah sesuai persyaratan. Tapi, karena terkendala sistem maka pencairan termin kedua belum bisa terlaksana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul menargetkan donasi Rp600 juta dalam Bulan Dana PMI 2026 untuk mendukung donor darah, kebencanaan, dan berbagai aksi sosial.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (23/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Pembangunan PSEL di Bawuran, Piyungan, Bantul ditargetkan mulai akhir 2026. Pemerintah mempercepat pematangan lahan hingga finalisasi pasokan sampah.
Cak Imin memastikan Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak Harlah Ke-28 PKB pada Kamis 23 Juli 2026 dan akan menyampaikan pidato.
Simak daftar rute Trans Jogja terbaru 2026 beserta tarif terkini. Jaringan layanan makin luas dengan akses antarkoridor yang semakin terintegrasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.