Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Proses pengukuran jalan untuk pengaspalan di kawasan Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Senin (10/11/2025)/ Foto Istimewa-DPUPRKP Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mulai menata kawasan Pantai Sepanjang dengan membangun 109 kios baru bagi pedagang dan memperbaiki akses jalan utama.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan proses penataan kawasan Pantai Sepanjang telah dimulai. Setelah adanya kesepakatan dengan para pedagang mengenai relokasi, pihaknya langsung melakukan pengukuran untuk pengaspalan jalan yang rusak di kawasan pantai tersebut.
“Hari ini kami melakukan survei untuk menentukan jalan selebar lima meter yang akan diaspal. Total pengaspalan ini memerlukan anggaran Rp1,6 miliar untuk memperbaiki ruas sepanjang 500 meter,” kata Rakhmadian, Senin (10/11/2025).
Menurut dia, penataan kawasan tidak hanya mencakup pengaspalan jalan yang rusak. Rencananya, juga akan dilakukan pemindahan lapak pedagang ke sisi utara jalan agar tidak lagi berjualan di bibir pantai.
Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat 109 pedagang yang beraktivitas di sana. Melalui musyawarah, disepakati seluruh pedagang akan pindah ke tempat relokasi yang telah disediakan.
“Masing-masing pedagang akan mendapatkan tempat berjualan seluas sembilan meter persegi. Sesuai kesepakatan, pedagang diberikan waktu untuk pindah ke lokasi baru hingga 7 Januari 2026,” ujar mantan Panewu Tanjungsari ini.
Guna mempercepat proses relokasi, Rakhmadian mengungkapkan Pemkab telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk membangun kios bagi para pedagang di Pantai Sepanjang. Proses pembangunan akan segera dimulai dengan target selesai pada akhir tahun.
“Jika kios sudah selesai, para pedagang dapat langsung menempatinya. Saat ini, sambil menunggu tempat berjualan yang baru, pedagang masih diizinkan berjualan di dekat pantai,” katanya.
Terpisah, salah seorang perwakilan pedagang di Pantai Sepanjang, Wahyono, mengaku telah mengetahui rencana Pemkab membangun kios bagi para pedagang. Dalam pertemuan, Pemkab berjanji pembangunan akan selesai paling lambat 23 Desember 2025.
“Kami para pedagang sepakat untuk pindah ke utara jalan sehingga tidak lagi berada di bibir pantai. Selama masa pembangunan, kami masih diizinkan berjualan di lokasi lama,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana, mengatakan kegiatan penataan di Pantai Sepanjang sejalan dengan harapan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, yang menginginkan pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai. Kondisi ini berkebalikan dengan Pantai Sepanjang saat ini, di mana pantai tertutup gazebo dan lapak milik pedagang.
“Harapan dari Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X), ketika pengunjung datang, mereka bisa melihat laut, bukan lapak berjualan milik pedagang,” katanya.
Menurut dia, penertiban telah dikoordinasikan secara lintas sektor dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul. “Selain penataan, nantinya juga akan dilakukan pengaspalan jalan di Pantai Sepanjang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.