Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Suasana dan aktivitas di kawasan Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Foto diambil 4 November 2025/ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pedagang di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, diberi waktu hingga 7 Januari 2026 untuk membongkar lapak dan gazebo milik mereka. Pembongkaran ini merupakan bagian dari penataan kawasan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.
Perwakilan pedagang Pantai Sepanjang, Wahyono, mengatakan ada rencana pemkab untuk menata kawasan tersebut. Bahkan, pada Selasa (4/11/2025) sempat ada rencana pembongkaran oleh tim dari pemkab.
Namun, upaya tersebut gagal direalisasikan karena ditolak pedagang. Alasan penolakan karena belum semua pedagang mengetahui rencana pemkab sehingga membutuhkan waktu untuk koordinasi internal.
“Sosialisasi hanya dilakukan sekali sehingga belum banyak yang paham tentang kebijakan pemkab. Saat itu [4 November], kami tahunya hanya kegiatan bersih pantai, bukan untuk membongkar lapak dan gazebo milik pedagang,” kata Wahyono, Minggu (9/11/2025).
Ia tidak menampik setelah ada koordinasi dengan pemkab, para pedagang diberi kesempatan untuk berkoordinasi internal hingga Jumat (7/11/2025). Wahyono memastikan sudah ada rembukan bersama dan menyepakati ikut dalam program penataan kawasan Pantai Sepanjang.
“Sudah disepakati. Pedagang bersedia membuat surat pernyataan untuk pindah sesuai lokasi yang dijanjikan,” katanya.
Wahyono memastikan kesepakatan antar pedagang ini sudah disampaikan ke pemkab. Hasil pertemuan pada Jumat siang juga memberi kelonggaran untuk pindah sesuai hasil musyawarah internal pedagang.
“Nanti kami akan pindah sendiri. Selama kesepakatan berlangsung, kami masih bisa berjualan di tempat biasa karena yang dibongkar hanya di lokasi yang terkena pengaspalan,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, memastikan polemik rencana pembongkaran lapak dan gazebo pedagang di Pantai Sepanjang sudah selesai. Hal ini terlihat dari kesepakatan dengan pedagang yang meminta waktu hingga 7 Januari 2026 untuk membongkar dan menempati lokasi berjualan baru.
“Sudah ada kesepakatan dengan pedagang sehingga proyek penataan di Pantai Sepanjang bisa berjalan,” katanya.
Menurut dia, penataan akan diawali dengan proses pengaspalan jalan. Total pagu yang disediakan sebesar Rp1,6 miliar untuk mengaspal dengan panjang 500 meter.
“Ini sudah proses dan mudah-mudahan pengaspalan bisa dilakukan secepatnya,” kata Rakhmadian.
Meski sudah tidak ada masalah, ia mengakui tetap akan melibatkan pedagang dalam penataan di Pantai Sepanjang. Rencananya, Senin (10/11/2025) ada pertemuan dengan pedagang untuk membahas lokasi parkir pengunjung.
“Kawasan parkir harus dipetakan, makanya kami libatkan pedagang agar bisa berjalan lancar,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana, mengatakan kegiatan penataan di Pantai Sepanjang sejalan dengan harapan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, yang menginginkan pengunjung bisa melihat pantai. Kondisi ini berkebalikan dengan Pantai Sepanjang yang pantainya tidak terlihat karena tertutup gazebo dan lapak pedagang.
“Harapan dari Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X), ketika pengunjung datang bisa melihat laut, bukan lapak berjualan milik pedagang,” katanya.
Menurut dia, untuk penertiban sudah ada koordinasi lintas sektor melibatkan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul. “Selain menata, nantinya juga ada pengaspalan jalan di Pantai Sepanjang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.