GORA BANGSA Jadi Strategi Kulonprogo Dongkrak PAD Pariwisata
GORA BANGSA menjadi strategi baru Dinpar Kulonprogo untuk meningkatkan PAD pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor dan digitalisasi layanan.
Warga Sonyo membuka donasi perbaikan jalan kabupaten karena kondisinya rusak selama bertahun-tahun. Kamis (11/12/2025) secara swadaya warga mulai melakukan pengecoran menggunakan dana donasi yang mencapai Rp32 juta. - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Kulonprogo secara swadaya melakukan urunan perbaikan jalan kabupaten rusak yang menghubungkan Padukuhan Sonyo dan Gunung Kelir. Kerusakan telah terjadi selama bertahun-tahun.
Jalan kabupaten yang menghubungkan Sonyo dan Gunung Kelir itu memiliki panjang sekitar 5,5 kilometer hingga 6 kilometer.
Dukuh Sonyo, Suranto, menceritakan donasi perbaikan jalan ini dilakukan tidak secara terstruktur. Bermula dari warga Padukuhan Gunung Kelir yang akan melakukan penambalan jalan, terus warganya di Sonyo turut terlibat karena berbatasan.
"Jalan kabupaten itu rusaknya sudah lama, bertahun-tahun masyarakat sudah mengajukan proposal ke pemerintah tetapi selalu mundur perbaikannya. Awalnya warga Gunung Kelir mau menambal jalan, terus koordinasi dengan warga Sonyo malah urun semen dua sak. Dari situ dibuka donasi pasang status hingga ke Facebook," katanya kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).
Suranto menuturkan, dari situ malah banyak warga yang ikut urunan untuk membantu perbaikan jalan. Adapun perbaikannya berupa cor rabat beton.
Pengerjaannya tidak memakai pekerja proyek tetapi secara gotong royong oleh warga. "Dari tadi pagi sudah kita mulai lakukan cor rabat beton yang melaksanakan warga saja secara swadaya jadi tidak bayar orang," ungkapnya.
Suranto mengatakan dana donasi perbaikan jalan mayoritas dari warga Sonyo dan Gunung Kelir.
Namun, ada juga dari warga Sonyo yang merantau ke luar kota turut membantu memberikan urunan dana perbaikan jalan. Jumlahnya yang masuk pun cukup banyak sampai puluhan juta rupiah.
"Dari luar ada, jadi warga Sonyo merantau di luar Jawa atau luar DIY yang tahu informasi langsung transfer dana. Total donasi yang terkumpul sampai Rp32 juta sampai hari ini," ucapnya.
Suranto berujar Rp32 juta itu untuk pengecoran jalan kabupaten yang menghubungkan Sonyo dan Gunung Kelir. Namun, memang anggaran sebanyak itu belum mampu memperbaiki ruas jalan yang ada.
Rp32 juta itu akan dihabiskan sepenuhnya untuk perbaikan jalan dan ada pembukuan sebagai laporan kepada donatornya.
"Anggaran yang ada tidak sampai melakukan pengecoran jalan 30 persen dari total panjang jalan tersebut. Dana segini targetnya paling panjang 50 meter," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kulonprogo, Septi Adi, menambahkan mengakui memang perbaikan jalan kabupaten di titik tersebut belum sampai tertangani.
Itu karena selama ini proses perbaikan dilakukan dari sisi atas Sonyo dan Gunung Kelir karena keterbatasan anggaran. Menurutnya, perbaikan jalan membutuhkan konstruksi khusus agar dapat awet dalam jangka waktu lama dan tidak mudah rusak.
"Butuh anggaran banyak, anggaran kita kecil sehingga perbaikannya pendek," jelasnya.
Warga Sonyo membuka donasi ini untuk masyarakat luas agar menjangkau lebih jauh cor rabat betonnya dan donasi akan ditutup pada 14 Desember 2025 nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GORA BANGSA menjadi strategi baru Dinpar Kulonprogo untuk meningkatkan PAD pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor dan digitalisasi layanan.
Polres Bantul mengintensifkan Gerakan Orang Tua Memanggil selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Jari warga Nanggulan membengkak akibat cincin emas yang dipakai selama 25 tahun. Damkar Kulonprogo berhasil melepas cincin tersebut.
Mensos Gus Ipul meminta seluruh jajaran Kemensos memastikan MPLS Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026 berjalan lancar dan sesuai target.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp63.200 per kg, sementara telur ayam ras Rp29.150 per kg pada Jumat pagi.