Advertisement

UII Siaga Awards 2025 Dorong Inovasi Ketangguhan Bencana

Newswire
Selasa, 23 Desember 2025 - 08:47 WIB
Sunartono
UII Siaga Awards 2025 Dorong Inovasi Ketangguhan Bencana Penyerahan penghargaan kepada pemenang UII Siaga Award 2025. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Simpul Pemberdayaan Masyarakat untuk Ketangguhan Bencana (SPMKB/UIIPeduli) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menggelar UII Siaga Awards 2025. Ajang tahunan ini telah memasuki tahun kelima pelaksanaan dan menjadi ruang kolaborasi insan pendidikan dalam memperkuat budaya sadar dan tangguh bencana.

Koordinator SPMKB/UIIPeduli UII Dwi Handayani mengatakan UII Siaga Awards merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UII dalam mendorong integrasi sains, teknologi, dan sosial dalam manajemen kebencanaan.

Advertisement

“Melalui UII Siaga Awards, kami ingin mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus menggaungkan sikap tangguh dan sadar bencana. Tantangan kebencanaan ke depan menuntut solusi yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berakar pada kapasitas sosial masyarakat,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Dwi Handayani menjelaskan, UII Siaga Awards 2025 merupakan rangkaian kegiatan panjang yang diawali dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 25–26 April 2025, pameran produk inovasi kebencanaan pada 10–13 September 2025, webinar nasional pada 5 November 2025, serta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional pada 29 November–15 Desember 2025. Puncak acara digelar melalui seminar sekaligus pengumuman pemenang pada 16 Desember 2025.

Ajang ini diikuti 175 kelompok peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Bali. Seluruh peserta mengusung tema “Menuju Indonesia Tangguh melalui Integrasi Sains, Teknologi, dan Sosial dalam Manajemen Kebencanaan” dengan karya yang dinilai memiliki tingkat orisinalitas dan kreativitas tinggi.

Dari ratusan peserta, dewan juri menetapkan 10 finalis terbaik yang mempresentasikan gagasan inovatifnya di hadapan empat juri nasional. Penilaian mencakup aspek kebaruan ide, relevansi terhadap kebutuhan kebencanaan, serta potensi implementasi di masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian, Universitas Padjadjaran keluar sebagai Juara I dengan karya sistem peringatan dini tsunami berbasis pembelajaran mesin terintegrasi, meraih nilai 326 dan hadiah pembinaan Rp2 juta. Juara II diraih Universitas Islam Indonesia melalui inovasi NeRaWatch, sistem peringatan dini banjir terintegrasi dengan antarmuka audio-taktil bagi tunanetra, dengan nilai 323. Juara III juga diraih Universitas Islam Indonesia melalui pengembangan sistem pendukung keputusan kebencanaan berbasis geospasial dan kecerdasan buatan, dengan nilai 321.

Dwi Handayani berharap UII Siaga Awards dapat terus menjadi pemantik lahirnya inovasi kebencanaan yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami berharap gagasan-gagasan yang lahir dari ajang ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih tangguh bencana,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Mulai 8 Januari

BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Mulai 8 Januari

News
| Senin, 05 Januari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026

Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026

Wisata
| Senin, 05 Januari 2026, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement