Advertisement
Tahun 2026, Pemkab Bantul Fokus Efisiensi, SDM, dan Digitalisasi
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul menetapkan tiga agenda strategis sebagai fokus kerja seluruh perangkat daerah sepanjang tahun 2026. Arah kebijakan tersebut disampaikan Bupati Bantul melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta dalam apel awal tahun di Halaman Kompleks Parasamya, Jumat (2/1/2026).
Tiga fokus utama itu meliputi efisiensi dan kualitas belanja daerah, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta percepatan transformasi digital pemerintahan. Ketiganya dipandang krusial agar kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Advertisement
Bupati menegaskan, efisiensi anggaran tidak sekadar memangkas belanja, melainkan memastikan setiap penggunaan anggaran tepat sasaran dan bernilai manfaat. Prioritas diarahkan pada pelayanan dasar, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas hidup warga Bantul.
Selain anggaran, perhatian besar juga diberikan pada penguatan kapasitas aparatur sipil negara. Menurut Bupati, mutu pelayanan publik sangat ditentukan oleh profesionalisme dan kemampuan ASN dalam beradaptasi dengan perubahan.
BACA JUGA
“Penguatan kompetensi, peningkatan kinerja, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan dinamika pelayanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Adapun percepatan transformasi digital pemerintahan diarahkan untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan. Digitalisasi diharapkan tidak berhenti pada penerapan sistem, tetapi benar-benar meningkatkan akses, efisiensi, dan akuntabilitas layanan.
Bupati juga mengingatkan bahwa tahun 2026 akan dihadapkan pada tantangan berat, terutama akibat keterbatasan fiskal sebagai dampak penyesuaian kebijakan pemerintah pusat dan daerah, di tengah ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.
“Kita tidak lagi dihadapkan pada persoalan banyak atau sedikitnya program, tetapi pada ketepatan prioritas dan seberapa besar manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
Dengan kerangka tersebut, seluruh perangkat daerah diminta menyusun program yang lebih fokus, adaptif, dan berorientasi hasil agar pembangunan Bantul tetap berjalan efektif meski di tengah keterbatasan anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




